Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai tengah mengalami pergeseran paradigma. 

Sektor kelautan dan perikanan yang selama ini kerap dipandang sebelah mata, kini mulai ditempatkan sebagai pilar strategis dalam agenda ekonomi Indonesia.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menilai bahwa Indonesia—sebagai negara kepulauan—selama ini terlalu terfokus pada pembangunan berbasis daratan. 

Padahal, potensi maritim yang dimiliki menyimpan kekuatan besar untuk kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan nasional.

"Kita ini negara kepulauan, lautnya luas, sumber daya maritimnya luar biasa. Tetapi harus diakui, orientasi pembangunan kita selama ini masih lebih banyak melihat daratan. Padahal, kalau bicara kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan, sektor maritim tidak bisa terus-menerus menjadi sektor pelengkap," ujar Adi di Jakarta, Senin (2/11).

Menurut Adi, Presiden Prabowo terlihat mulai mengubah cara pandang pemerintah terhadap posisi laut. 

Ia menegaskan bahwa "laut bukan sekadar halaman belakang Indonesia, tetapi harus menjadi salah satu halaman depan pembangunan nasional."

Langkah konkret ini mulai tampak melalui berbagai program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), seperti pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, program swasembada garam, revitalisasi tambak di Pantura, hingga modernisasi kapal perikanan. 

Program-program tersebut dirancang untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat pesisir secara lebih masif.

Namun, Adi mengingatkan bahwa tolok ukur kesuksesan pembangunan maritim tidak boleh hanya berhenti pada angka program atau jumlah infrastruktur.

"Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari berapa banyak infrastruktur dibangun atau program diluncurkan. Ukurannya adalah apakah pendapatan nelayan meningkat, kesempatan ekonomi terbuka, dan masyarakat pesisir semakin sejahtera," tegasnya.

Adi menekankan pentingnya konsistensi kebijakan pemerintah dalam menjaga keberlanjutan program maritim ini. 

Jika dampak positifnya benar-benar dirasakan oleh nelayan dan masyarakat pesisir, ia meyakini sektor kelautan dan perikanan akan menjadi motor utama ekonomi Indonesia di masa depan. (dpi)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Klasemen Moto3 pasca Seri Malaysia 2026: Persaingan Sengit Runner-up dan Peta Posisi Veda Ega
• 12 jam lalu
0
thumb
Anti "drone", Tank Harimau, dan Strategi Merespons Tantangan Perang Modern (4)
• 13 jam lalu
0
thumb
Dari Penolakan Warung Mi Babi hingga Penggeledahan Pesantren Putri di Sukoharjo, MUI dan Persis Ikut Bereaksi
• 6 jam lalu
0
thumb
Ayah Jangan Cuma Cari Nafkah, Anak Juga Butuh Kehadiranmu!
• 19 jam lalu
0
thumb
Menbud Fadli Zon: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Perkenalkan Budaya Indonesia ke Panggung Dunia
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.