Bahll Lantik Arsyadany Ghana Jadi Dirjen Gatrik, Eks Direktur Distribusi PLN

katadata.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melantik Arsyadany Ghana Akmalaputri menjadi Direktur Jenderal Ketenagalistrikan (Dirjen Gatrik). Seremoni pelantikan itu berlangsung di Gedung Sarulla, Kementerian ESDM pada Senin (2/11).

Informasi tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Tri Winarno, sesuai pelantikan. “Ada pelantikan Dirjen Gatrik, Bu Arsha,” kata Tri.

Jabatan Dirjen Gatrik sebelumnya diemban oleh Tri Winarno sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) sejak 22 September 2025, menggantikan Jisman P. Hutajulu.

Arsyadany merupakan Direktur Distribusi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Ia menduduki posisi tersebut sejak 18 Juni 2025 berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Keputusan Chief Operating Officer (COO) Danantara selaku pemegang saham PLN.

Arsyadany lahir di Semarang pada 25 Oktober 1982. Ia mengawali kariernya di PLN pada 2006 sebagai Senior SCADA IT Specialist di Area Pengatur Distribusi Bali.

Selama berkarier di PLN, Arsyadany pernah menduduki sejumlah posisi strategis di bidang distribusi, perencanaan sistem, komunikasi perusahaan, hingga pengelolaan aset.

Ia pernah menjabat sebagai Manager Area Pengatur Distribusi Jawa Tengah dan Manager Unit Pelaksana Pengatur Distribusi Jawa Timur. Arsyadany kemudian menjadi Senior Manager Perencanaan PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat.

Arsyadany juga pernah menjabat sebagai Vice President Public Relations pada Divisi Corporate Communication & CSR. Setelah itu, ia menduduki posisi Executive Vice President Stakeholder Management and BoD Support serta Executive Vice President General Affairs and Property Assets sebelum menjadi Direktur Distribusi PLN.

Arsyadany memiliki latar belakang pendidikan teknik elektro. Ia meraih gelar sarjana teknik elektro dari Universitas Muhammadiyah Surakarta pada 2004 dan gelar Master of Business Management dari Universitas Diponegoro pada 2017.

Ia juga mengikuti sejumlah program pengembangan kepemimpinan, termasuk Authentic Leader Development di Harvard Business School pada 2023 dan memperoleh gelar Insinyur Profesional Utama (IPU) dari Persatuan Insinyur Indonesia pada 2024.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Revisi UU LLAJ, DPR Soroti Jaminan Keselamatan Transportasi
• 19 jam lalu
0
thumb
Pimpin Apel Gabungan, Bupati Daeng Manye Tekankan Disiplin ASN dan Layanan Sepenuh Hati 5S
• 7 jam lalu
0
thumb
Mahasiswa Bersuara Turun ke Jalan, Pemerintah Dituntut Berbenah! | KOMPAS PETANG
• 22 jam lalu
0
thumb
Bawa Inter Kalah 3 Kali dalam 3 Derby Lawan AC Milan, Cristian Chivu Masuk Daftar Hitam Sejarah Derby della Madonnina
• 14 jam lalu
0
thumb
Impor RI Melonjak Hampir 20% Sepanjang Januari-September, Kebanjiran Barang Cina
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.