Jakarta, VIVA - Projo hingga Gibranisti angkat bicara terkait polemik surat keterangan (Suket) hingga ijazah Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka terus bergulir di tengah publik. Bahkan mereka bocorkan sasaran di balik polemik ini.
Sekretaris Jenderal Projo Freddy Damanik menilai persoalan itu tidak hanya menyasar posisi Wapres, tetapi juga berpotensi berdampak terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Bahkan ia menduga polemik yang menyeret Gibran tersebut merupakan bagian dari upaya untuk menjatuhkan Prabowo.
"Justru memang kami melihat ini sasaran utamanya memang targetnya adalah Presiden Prabowo. Tumbangkan dulu Wapres Gibran, kemudian sasaran berikutnya adalah Presiden, menumbangkan Presiden Prabowo," ujar Freddy dikutip dari Kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (31/10/2026).
Selain itu, Freddy yakin wacana pemakzulan Gibran tidak akan ditindaklanjuti di DPR RI.
Tak hanya Projo, Dewan Pembina Gibranisti Ade Darmawan juga menanggapi polemik itu. Kata dia, polemik ijazah Gibran bertujuan menyasar Prabowo merupakan komentar dari warganet.
Menurut Ade, pernyataan tersebut bukan berasal dari kelompok pendukung Gibran.
"Bukan, bukan suara daripada kami pendukung Mas Gibran, tetapi ini adalah suara-suara netizen yang mengomentari beberapa kolom komentar karena mereka juga mencari tahu kan," ujar Ade.
Kemudian, saat ditanya apakah Prabowo menjadi target utama dalam polemik ijazah Gibran, Ade membenarkan anggapan tersebut.
"Iya, hanya sasaran antara kok Mas Gibran itu," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, Kata Ade, bahwa suket itu bukan dokumen yang secara tiba-tiba diminta Gibran kepada Kemendikdasmen.
Bahkan dijelaskannya, untuk mendapatkan suket itu, Gibran terlebih dahulu melakukan pendaftaran dan menerima persyaratan yang harus dipenuhi. Setelah seluruh persyaratan dipenuhi, Gibran pun memperoleh suket tersebut.
Lalu, kata Ade, setelah menjabat, suket tersebut dipermasalahkan karena dianggap cacat administrasi. Hal ini langsung membuatnya heran.
"Setelah dia (Gibran) menjabat karena katakanlah Pak Subhan ini mengatakan ada kesalahan administrasi di tingkat administrasi di Dikdasmen, apa kesalahannya Mas Gibran? Kok jabatan Wapresnya yang harus harus harus mundurlah, harus impeach (dimakzulkan) lah," Ucap Ade dikutip dari YouTube Kompas TV, Senin (2/11/2026).






Komentar (0)