Perluas Edukasi Keuangan Syariah, OJK Rilis Buku ‘Pelita Syariah’ 

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

MAKASSAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan buku Panduan Literasi dan Referensi Dakwah Keuangan Syariah (Pelita Syariah) sebagai upaya memperluas edukasi mengenai pengelolaan keuangan syariah. dakwah. Buku panduan dirilis juga bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus penipuan dan aktivitas keuangan ilegal, yang hingga saat ini masih cukup marak di Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, ‘Pelita Syariah’ merupakan salah satu upaya OJK memperluas jangkauan literasi keuangan syariah melalui pendekatan yang lebih relevan dengan kehidupan masyarakat.

Baca Juga
  • Menkop Ajak ICMI Dampingi Koperasi dan Perkuat Ekonomi Kerakyatan
  • Film Gak Masuk Akal Soroti Fenomena Nekat Ambil Jalan Pintas demi Cuan
  • Perubahan Iklim Percepat Keruntuhan Sistem Es Bumi

“Pada intinya, ini untuk menjaga masyarakat kita dari ketidaktahuan yang kemudian dapat membahayakan masyarakat, seperti terkena berbagai macam scam, penipuan, maupun produk-produk ilegal seperti pinjol ilegal dan lain-lain,” kata Friderica dalam peluncuran ‘Pelita Syariah’ pada puncak acara Syariah Financial Fair (Syafif) Goes to Makassar 2026 di Trans Studio Mal Makassar, Sulawesi Selatan. 

Friderica atau kerap disapa Kiki menekankan, penguatan literasi perlu berjalan beriringan dengan perluasan akses keuangan syariah agar masyarakat tidak hanya memahami produk dan layanan keuangan, tetapi juga mampu memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Diketahui, saat ini tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia masih cukup rendah. Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia mencapai 43,07 persen, turun 0,35 persen dibandingkan SNLIK 2025 sebesar 43,42 persen. Adapun, tingkat inklusi keuangan syariah tercatat masih sangat minim yakni sebesar 13,24 persen atau turun 0,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya di angka 13,41 persen. 

Angka literasi dan inklusi keuangan syariah juga masih jauh lebih rendah dibandingkan angka literasi dan inklusi keuangan konvensional. Tingkat literasi keuangan Indonesia tercatat sebesar 69,57 persen dan inklusinya yakni mencapai 93,61 persen. 

“Kesenjangan tersebut menunjukkan masih besarnya ruang untuk mendorong pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah di masyarakat. Untuk itu, OJK terus memperkuat edukasi melalui berbagai pendekatan, termasuk pemanfaatan jaringan tokoh agama melalui ‘Pelita Syariah’, sekaligus mendorong industri jasa keuangan syariah memperluas akses layanan dan menghadirkan produk inovatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” terangnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dalam sambutannya secara daring menyampaikan, buku ‘Pelita Syariah’ bisa menjadi panduan para penggerak dakwah dalam menyampaikan edukasi keuangan syariah secara lebih sistematis dan aplikatif.

“Buku ‘Pelita Syariah’ hadir sebagai panduan yang sistematis dan aplikatif untuk membantu para penggerak dakwah menyapa masyarakat secara profesional dan berdampak. Semoga kehadiran buku ini membawa manfaat yang luas, memperkuat kualitas literasi ekonomi syariah, serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, berkeadilan, dan berkah tentunya,” kata Nasaruddin.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Elan Industri Pertahanan Menggapai Kejayaan di Laut (2)
• 3 jam lalu
0
thumb
Veda Ega Pratama Naik ke 7 Besar Klasemen Moto3 usai Podium di Malaysia
• 17 jam lalu
0
thumb
Jadwal KRL Jogja–Solo Senin 2 November 2026
• 3 jam lalu
0
thumb
Storage iPhone Mendadak Boros? Fitur AI Diduga Jadi Biang Keroknya
• 5 jam lalu
0
thumb
Video: Kosmetik Lokal Naik Kelas, BPOM Dukung Inovasi Kampus dan UMKM
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.