Polisi Belanda Tangkap 34 Orang saat Unjuk Rasa Berpotensi Ricuh di Den Haag

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kepolisian Belanda mengamankan 34 orang dalam aksi unjuk rasa di pusat Kota Den Haag pada Sabtu (31/10/2026) setelah muncul seruan penjarahan melalui media sosial yang mengatasnamakan gerakan protes Generasi Z atau Gen Z.

Penangkapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah kepolisian untuk mencegah kerusuhan yang berpotensi terjadi selama aksi berlangsung.

Kepolisian Belanda menyatakan telah meningkatkan jumlah personel keamanan di pusat Kota Den Haag setelah mengetahui adanya ajakan melakukan penjarahan yang beredar melalui media sosial.

"Hasilnya, sebanyak 34 orang ditahan, dan kejadian tidak diinginkan berhasil digagalkan," demikian pernyataan kepolisian.

Pihak berwenang menyebut langkah pengamanan tersebut berhasil mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan.

Polisi Kerahkan Pasukan Tambahan di Pusat Den Haag

Kepolisian Belanda memperkuat pengamanan di kawasan pusat Kota Den Haag menyusul kekhawatiran terhadap potensi kericuhan selama aksi unjuk rasa.

Langkah tersebut diambil setelah beredar ajakan melakukan penjarahan melalui media sosial dengan menggunakan nama gerakan protes Generasi Z.

Pada Sabtu (31/10/2026), sejumlah aksi protes spontan berlangsung di pusat kota.

Menurut keterangan kepolisian, terdapat pengunjuk rasa yang telah mempersiapkan diri untuk melakukan bentrokan dengan aparat keamanan.

Situasi tersebut mendorong kepolisian mengerahkan unit khusus untuk membubarkan para pengunjuk rasa.

Pengerahan personel tambahan dilakukan untuk mencegah bentrokan dan memastikan situasi keamanan tetap terkendali.

Dalam rangkaian pengamanan tersebut, sebanyak 34 orang diamankan oleh pihak kepolisian.

Sejumlah Kota Besar Belanda Bersiap Hadapi Kerusuhan

Sebelum aksi berlangsung, pihak berwenang di sejumlah kota besar Belanda telah meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya kerusuhan.

Media RTL Nieuws pada Jumat (30/10/2026) melaporkan bahwa aparat keamanan telah bersiap menghadapi potensi gangguan ketertiban menyusul seruan aksi protes.

Persiapan pengamanan tersebut dilakukan ketika ajakan demonstrasi mulai beredar dan menimbulkan kekhawatiran terhadap kemungkinan terjadinya kekerasan.

Selain aparat keamanan, sejumlah pelaku usaha turut mengambil langkah pencegahan untuk melindungi tempat usaha mereka.

Beberapa gerai dilaporkan menutup bagian jendela dan pintu menggunakan papan kayu.

Langkah tersebut dilakukan di tengah kekhawatiran terhadap kemungkinan kerusakan dan penjarahan selama berlangsungnya aksi protes.

Kepolisian Klaim Berhasil Cegah Insiden

Kepolisian Belanda menyatakan bahwa pengamanan di Den Haag berhasil menggagalkan kejadian yang tidak diinginkan.

Sebanyak 34 orang ditahan dalam operasi pengamanan yang berlangsung pada Sabtu tersebut.

Unit kepolisian khusus juga dikerahkan untuk membubarkan pengunjuk rasa yang dinilai berpotensi memicu kerusuhan.

Penambahan personel keamanan dilakukan setelah polisi mendeteksi seruan penjarahan yang mengatasnamakan gerakan Gen Z.

Meski demikian, keterangan kepolisian yang disampaikan belum merinci identitas maupun dugaan pelanggaran masing-masing orang yang diamankan.

Laporan tersebut juga tidak menyebutkan adanya korban luka atau kerusakan akibat aksi di Den Haag.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Video:Tren Perawatan Estetik, Youthology Clinic Punya Layanan Personal
• 4 jam lalu
0
thumb
Investasi Dalam Negeri Capai Rp2.000 Triliun di Era Prabowo, Kadin: Ekonomi Kerakyatan Berjalan
• 23 jam lalu
0
thumb
Pendapatan segmen derivatif COIN Rp15,08 miliar pada Q3
• 10 jam lalu
0
thumb
Pelat Nomor Truk Molen di Bekasi, yang Tabrak 6 Orang hingga Tewas, Mati 4 Tahun
• 39 menit lalu
0
thumb
Ayah Tiri dan Ibu Kandung Kompak Habisi Nyawa Anaknya di Toilet Pasar Kebayoran Lama, Jenazah Dikubur Pakai Plastik
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.