Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Bekasi, VIVA - Polres Metro Bekasi Kota menangani kecelakaan truk molen yang menabrak halte di Jalan Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, dan mengakibatkan enam orang meninggal dunia, Minggu.

"Pengemudi menerangkan bahwa dirinya sudah tidak bisa mengendalikan kendaraan karena tidak dapat melakukan pengereman," kata Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Iptu Rojali di lokasi kejadian.

Baca Juga :
Polisi Punya Mobil Khusus untuk Bongkar Mobil yang Ringsek, Begini Peralatannya
Gelar Operasi Patuh Toba 2026, Polrestabes Medan Gandeng Pelajar dan Mahasiswa untuk Tekan Angka Kecelakaan

Rojali mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Truk molen tersebut melaju dari arah Universitas Muhammadiyah Indonesia menuju Rawa Panjang.

Berdasarkan keterangan pengemudi dan sejumlah saksi, truk tidak terkendali saat melintasi jalan menurun di jembatan depan kampus BSI.

Pengemudi sempat berupaya menghentikan kendaraan dengan menabrakkan truk ke tembok gerbang kampus BSI. Namun, upaya tersebut tidak berhasil sehingga truk bermuatan adonan semen itu menabrak 12 orang yang sedang berada di halte.

"Korban saat kejadian memang sedang menunggu bus di halte. Enam orang meninggal dunia di lokasi kejadian," ujar Rojali.

Enam korban meninggal dunia telah dievakuasi ke dua rumah sakit. Satu korban dibawa ke RS Siloam Rawa Panjang, sedangkan lima lainnya dibawa ke RSUD Kota Bekasi.

Sementara itu, enam korban luka-luka menjalani perawatan di rumah sakit berbeda. Empat korban dirawat di RS Juwita dan dua lainnya di RS Siloam Rawa Panjang.

"Total korban ada 12 orang, terdiri atas perempuan, laki-laki, hingga anak-anak," katanya.

Polisi telah mengamankan pengemudi truk untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Petugas juga masih menunggu kedatangan alat berat untuk mengevakuasi truk yang menutupi sebagian ruas jalan.

Rojali mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pengemudi dan perusahaan pemilik truk untuk mendatangkan alat berat berupa derek guna mengevakuasi kendaraan tersebut. Selama proses evakuasi, polisi akan melakukan penutupan jalan. (Ant)

Baca Juga :
Kereta Cepat Spanyol Ditangguhkan hingga Desember Pasca Kecelakaan Maut Tewaskan Puluhan Orang
Kecelakaan 2 Truk di Depan Gedung DPR, Keramik Tumpah Bikin Gatot Subroto Macet
Korban Tewas Tabrakan Kereta di Spanyol Bertambah, Jadi 64 Orang

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pertamina Group-doctorSHARE hadirkan rumah sakit kapal di Maluku
• 7 jam lalu
0
thumb
Tanpa Jorge Martin, Ini Susunan Start Lengkap MotoGP Malaysia 2026
• 9 jam lalu
0
thumb
KPU Respons Putusan MA soal Suket SMA Gibran, Ungkit Tahapan Pemilu
• 12 jam lalu
0
thumb
Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat pada Minggu Pagi, Indeks Polusi Capai 140 dan Kelompok Sensitif Diminta Waspada
• 12 jam lalu
0
thumb
Hadapi Musim Hujan, BNPB Terbitkan 8 Langkah Kesiapsiagaan 
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.