KAI Commuter Pastikan KRL Pink Line Normal Usai Armadanya Dipakai Polisi Gerebek Kampung Bahari

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

KAI Commuter memastikan operasional Commuter Line relasi Jakarta Kota-Tanjung Priok atau Pink Line tetap berjalan normal setelah salah satu armadanya dipakai Polda Metro Jaya berangkat menggerebek Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (1/11).

Manager Humas KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan rangkaian KRL yang digunakan merupakan Kereta Luar Biasa (KLB). Perjalanan KLB tersebut tidak mengganggu operasional reguler Commuter Line Jakarta Kota-Tanjung Priok.

"Untuk Commuter Line-nya betul KLB, namun perjalanannya tidak mengganggu perjalanan operasional regular Commuter Line Jakarta Kota-Tanjung Priok," kata Leza kepada kumparan, Minggu (1/11).

Meski demikian, Leza menyebut terdapat tiga perjalanan Commuter Line yang sempat mengalami keterlambatan akibat kerumunan warga di sekitar rel selama proses penggerebekan berlangsung.

"Dampak 3 perjalanan Commuter Line yang terlambat dikarenakan kerumunan warga di rel dalam proses penggerebekan," ujarnya.

Tiga perjalanan Commuter Line tersebut mengalami keterlambatan berkisar 4 hingga 19 menit.

Leza memastikan kondisi perjalanan Commuter Line telah kembali normal setelah kejadian tersebut.

"Sudah (normal lagi)," ujarnya saat dikonfirmasi mengenai normalisasi perjalanan KRL.

Sebelumnya, Polisi menggerebek kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara, dalam operasi pemberantasan narkoba pada Minggu (1/11). Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 27 orang.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan penggerebekan dilakukan secara serentak dari berbagai arah.

Salah satu strategi yang digunakan ialah mengerahkan petugas menggunakan KRL untuk masuk langsung ke kawasan Kampung Bahari.

“Kita melakukan penggerebekan dari berbagai sisi, ya. Ada dari berbagai arah, ya. Oleh karena itu kita lakukan serempak, kemudian kita berkolaborasi dengan semua pihak, dari BNN, dari Bareskrim, ya, kemudian dari Polda Metro Jaya, Brimob, dan lain sebagainya,” kata Bismo usai penggerebekan di Kampung Bahari, Minggu (1/11).


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ngamuk Dipanggil Hewan oleh Benny Simanjuntak, Orang Dekat Ruben Onsu: Ada Aja Dramanya
• 15 jam lalu
0
thumb
Dokter Ungkap Gejala Perimenopause pada Wanita Usia 40 Tahun, Kenali Perubahan Hormon dan Cara Menghadapinya
• 7 jam lalu
0
thumb
Sahroni Kirim Puluhan Ribu Bantuan untuk Warga Terdampak Asap Karhutla di Kalimantan
• 19 jam lalu
0
thumb
Tarif Listrik PLN November 2026 Tidak Naik, Cek Harga Lengkap per kWh
• 23 jam lalu
0
thumb
Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat pada Minggu Pagi, Indeks Polusi Capai 140 dan Kelompok Sensitif Diminta Waspada
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.