Dubes Inggris Terima Ketum KOWANI Jelang Sidang ICW London 2026

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menjelang pertemuan tahunan International Council of Women (ICW) yang akan berlangsung pada 2–5 November 2026 di London, Inggris, Duta Besar Indonesia untuk Britania Raya, Desra Percaya, menerima kunjungan delegasi Indonesia yang diwakili Kongres Wanita Indonesia (KOWANI).

Pertemuan yang mengusung tema _Women’s Empowerment and Leadership: A Quantum Leap for Peace, Progress and Equality_ tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perempuan Indonesia di kancah internasional.

BACA JUGA: KOWANI Sambut SK Menteri Hukum, Siap Perkuat Agenda Pemberdayaan Perempuan

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum KOWANI periode 2024–2029 Nannie Hadi Tjahjanto, hadir bersama rombongan, di antaranya Ketua Umum INKOWAPI, Sharmila Yahya, yang juga tercatat sebagai life member ICW. Kedua belah pihak membahas berbagai peluang strategis antara Indonesia dan Inggris.

Agenda utama pertemuan tersebut adalah membahas peluang kerja sama bisnis yang dapat dikembangkan antara Indonesia dan Inggris, khususnya di Kota London.

BACA JUGA: Pernyataan Menteri Hukum Menguatkan Moral KOWANI

Fokusnya adalah peningkatan kesejahteraan ekonomi, budaya, kesehatan, serta peran perempuan di bidang ekonomi.

Duta Besar Desra Percaya berharap peran wanita Indonesia dapat lebih dikembangkan, terutama di sektor pariwisata di London. Menurutnya, London sangat cocok menjadi lokasi untuk membuka usaha di bidang wisata, budaya, dan kuliner.

BACA JUGA: Terima Kunjungan Dubes Inggris, Agustina Wilujeng Buka Peluang Kerja Sama Ekonomi Kreatif & Teknologi

"Kota London cocok menjadi pilihan lokasi untuk membuka usaha di bidang wisata, budaya, dan juga restoran," ujar Desra dalam keterangannya dikutip Minggu (1/11).

Sementara itu, Ketum KOWANI Nannie Hadi Tjahjanto menyampaikan kepada Dubes tentang kreativitas perempuan Indonesia yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan hingga ke mancanegara.

Kelebihan Indonesia adalah memiliki banyak sekali bahan baku yang bisa diolah menjadi kerajinan bercita rasa tinggi, salah satunya adalah serat. Yang pada akhirnya bisa meningkatkan perekonomian keluarga. 

"Begitu pun UMKM yang dikelola oleh para wanita di Indonesia sangat menarik. Itu menjadi perhatian Pak Dubes," terang Nannie.

Menurut Nannie, bahan baku serat alam Indonesia dapat diolah menjadi berbagai produk kerajinan bernilai tinggi yang diminati pasar internasional.

Selain itu, produk-produk UMKM yang dikelola perempuan Indonesia dinilai memiliki daya saing dan cerita budaya yang kuat.

Kedua belah pihak berharap pertemuan ini dapat menjadi pintu gerbang terbukanya kerja sama yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Inggris.

Sinergi antara perwakilan diplomatik dan organisasi perempuan diharapkan mampu mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan Indonesia agar mampu naik kelas dan menembus pasar global, khususnya Inggris. (esy/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
FPKS DPRD DKI Minta Gubernur Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta
• 53 menit lalu
0
thumb
Viral Video KKB Aniaya 3 Warga Sipil, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya di Yahukimo
• 18 jam lalu
0
thumb
5 Arti Mimpi Merobek Uang, Benarkah Jadi Pertanda Buruk Terkait Finansial?
• 6 jam lalu
0
thumb
Veda Ega Pratama Lanjutkan Sensasi usai Finis Kedua di Moto3 Malaysia 2026
• 1 jam lalu
0
thumb
Kata Tipe-X Hingga Guyon Waton Soal Alasan Mundur dari RANS Carnival
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.