Ngada: Pemandangan tak biasa terjadi di perairan dangkal Pulau Kolong, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seekor mamalia laut berukuran raksasa berjenis paus biru pigmi (pygmy blue whale) ditemukan terdampar sejak Kamis, 29 Oktober 2026 sore.
Paus berukuran fantastis dengan panjang sekitar 24,5 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 3 meter tersebut harus bertahan hidup dalam kondisi kritis setelah terjebak di perairan dangkal selama hampir 24 jam.
Sejumlah nelayan bersama warga setempat kemudian berupaya menyelamatkan paus tersebut. Salah satunya adalah Mihaya Manepo (53) beserta suaminya, Abdul Rasyid.
Bagi Mihaya, paus bukanlah sekadar satwa laut biasa. Ia merasa memiliki ikatan batin dengan mamalia raksasa tersebut. Mihaya bahkan nekat berenang mendekati paus untuk menenangkannya. Ia menyentuh tubuh paus, ikut mengukur panjangnya, hingga menyelam untuk melihat luka-luka di tubuh satwa tersebut.
Di tengah proses evakuasi, Mihaya juga berbicara langsung dan meminta agar paus itu tidak menyerah, sembari meyakinkannya bahwa warga akan mengembalikannya ke laut lepas. Aksi ini didasari oleh kepercayaan leluhur yang diwariskan turun-temurun kepada para nelayan setempat.
Baca Juga :
Hiu Paus 3,5 Meter Terjebak di Tambak Warga di Muna“Ada pesan dari leluhur yang diwariskan kepada kami, bahwa kami harus menolong bila melihat paus terdampar. Karena suatu saat bila kami membutuhkan bantuan (di laut), kami juga akan selalu dibantu,” ungkap Mihaya dikutip dari tayangan Primetime News Metro TV, Sabtu 31 Oktober 2026,
Kepedulian warga Riung terhadap satwa laut bukan tanpa alasan. Dalam dua tahun terakhir, masyarakat setempat telah beberapa kali mendapati paus terdampar. Tahun lalu, seekor paus juga terdampar di perairan Ruki, Desa Sambinasi Tengah, di mana Abdul Rasyid juga turut membantu proses penyelamatannya.
Perjuangan warga dan nelayan ini akhirnya membuahkan hasil. Pada Jumat, 30 Oktober 2026, sekitar pukul 15.40 WITA, paus biru pigmi tersebut berhasil dievakuasi kembali menuju laut lepas.
Proses penyelamatan memakan waktu sekitar empat jam dengan menggunakan sejumlah perahu motor nelayan yang menarik tubuh paus secara bersama-sama.





Komentar (0)