Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Kedua tim saling bergantian memimpin dan tidak ada yang mampu membangun keunggulan hingga dua digit poin.
Pelita Jaya sempat unggul enam poin pada kuarter kedua. Namun, hingga jeda babak pertama, selisih skor kedua tim hanya terpaut satu poin dengan keunggulan Pelita Jaya, 35-34.
Memasuki kuarter ketiga, Satria Muda tampil lebih efektif dan mampu membangun keunggulan hingga sembilan poin. Pelita Jaya berusaha mengejar pada kuarter terakhir, tetapi upaya tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan.
Tembakan Andakara Prastawa sempat membuka peluang bagi Pelita Jaya setelah memangkas jarak menjadi enam poin, 69-63, saat pertandingan menyisakan delapan detik.
Satria Muda kemudian mampu menjaga keunggulan melalui momentum yang diperoleh. Abraham Damar Grahita mendapat kesempatan melalui tembakan gratis dan berhasil memasukkan satu dari dua percobaan. Tambahan poin tersebut memastikan kemenangan Satria Muda dengan skor 69-65.
Baca Juga :
Semifinal IBL All Indonesian 2026: Big Match Satria Muda Vs Pelita Jaya Tersaji!Keunggulan Satria Muda terlihat dari efektivitas tembakan. Mereka mencatatkan akurasi 42% dengan memasukkan 27 dari 64 percobaan. Sebaliknya, Pelita Jaya hanya mampu mencetak 20 dari 71 percobaan atau memiliki akurasi 28%.
Abraham menjadi pencetak angka terbanyak bagi Satria Muda dengan torehan 21 poin, empat rebound, dan lima assist selama 32 menit bermain. Ia memasukkan tujuh dari 15 percobaan tembakan.
Dame Diagne juga tampil impresif dengan mencatatkan double-double berupa 19 poin dan 12 rebound. Ia memasukkan delapan dari 14 percobaan tembakan. Sementara itu, Julian Chalias menyumbangkan 18 poin dan tujuh rebound.
Di kubu Pelita Jaya, Andakara Prastawa menjadi pencetak angka terbanyak dengan 21 poin dan empat assist. Namun, akurasi tembakannya hanya 5 dari 18 percobaan. Prastawa juga memasukkan sembilan dari 10 kesempatan tembakan gratis.
Pemain Pelita Jaya lainnya, Muhammad Arighi, menyumbangkan sembilan poin dan lima rebound.
Keberhasilan melaju ke final membuat Satria Muda kembali berpeluang mempertahankan gelar IBL All Indonesian yang mereka raih musim lalu setelah mengalahkan Dewa United Banten.
Satria Muda juga melanjutkan catatan tampil di partai puncak turnamen pramusim tersebut sejak 2024. Namun, pada edisi 2024, mereka harus mengakui keunggulan Pelita Jaya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
- URL Berhasil di Salin Satria Muda Singkirkan Pelita Jaya, Tiket Final IBL All Indonesian 2026 Diamankan Klik untuk baca: https://www.medcom.id/olahraga/sports-lainnya/aNr1BgPK-satria-muda-singkirkan-pelita-jaya-tiket-final-ibl-all-indonesian-2026-diamankan
(ASM)






Komentar (0)