Jakarta: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau langsung rumah calon penerima bantuan bedah rumah di Kampung Boncos, Jakarta Barat. Peninjauan dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran.
"Saya sangat bersyukur tim kami menemukan rumah yang sangat tepat sasaran untuk dibantu. Menurut saya rumah ini sangat gawat sekali," ujar Ara dalam tayangan Headline News Metro TV, Sabtu 31 Oktober 2026.
Salah satu rumah yang dikunjungi merupakan milik Broto. Rumah seluas 35 meter persegi tersebut dihuni oleh 13 anggota keluarga.
Maruarar menilai kondisi rumah tersebut memprihatinkan dan membahayakan keselamatan penghuninya. Ia menemukan sejumlah bagian bangunan yang sudah rapuh, mulai dari tembok, atap, hingga lantai.
Baca Juga :
Maruarar Siapkan Akad Massal 71 Ribu Rumah Subsidi di Malang“Dari segi temboknya sudah rapuh, atapnya, lantai di bawahnya juga. Bahkan tadi saya sampai ke atas, menurut saya sangat berbahaya karena fondasi dan strukturnya sangat tidak aman,” ujarnya.
Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sesuai dengan kriteria. Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi fisik bangunan serta keadaan sosial ekonomi calon penerima.
Pada 2026, pemerintah meningkatkan alokasi program bedah rumah di DKI Jakarta menjadi 10.300 unit.





Komentar (0)