Jakarta, VIVA - Berperan sebagai sosok hantu ternyata bukan sekadar menampilkan wajah menyeramkan di depan kamera. Kawai Labiba harus menghadapi berbagai tantangan teknis selama menjalani proses syuting film horor terbarunya, Putri Jangan Gentayangan Lagi. Mulai dari menggunakan lensa kontak putih yang membatasi penglihatan, mengenakan alat pengaman berupa sling, hingga tetap menjaga ekspresi emosional saat tubuhnya harus digantung untuk kebutuhan adegan.
Dalam film garapan sutradara Rizal Mantovani tersebut, Kawai dipercaya memerankan Amanda Rizky Saputri alias Putri, sosok arwah yang menjadi bagian penting dalam cerita. Pengalaman ini terasa istimewa karena menjadi pertama kalinya Kawai mendapatkan kesempatan memainkan karakter orang yang telah meninggal dunia.
Kawai mengaku masih terkesan dengan pengalaman yang didapatkannya selama terlibat dalam produksi film tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa memerankan sosok arwah memberikan pengalaman akting yang berbeda dari proyek-proyek sebelumnya.
"Jujur, sampai sekarang ini masih dihantui pengalaman yang luar biasa, ya, bisa bergabung di proyek film 'Putri Jangan Gentayangan Lagi'. Karena sebenarnya ini pertama kalinya aku juga berperan sebagai arwah, gitu," kata Kawai, yang berperan sebagai arwah Amanda Rizky Saputri alias Putri saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Jumat (30/10/2026)
60 Persen Syuting Pakai Lensa Kontak PutihSalah satu tantangan terbesar yang harus dihadapi Kawai adalah penggunaan lensa kontak khusus berwarna putih. Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar proses pengambilan gambar mengharuskannya memakai lensa tersebut sehingga penglihatannya menjadi sangat terbatas.
Kawai bahkan menyebut sekitar 60 persen proses syuting dijalaninya dengan menggunakan lensa kontak putih. Kondisi tersebut membuatnya harus mengandalkan arahan kru dan mengingat posisi serta pergerakan selama adegan berlangsung.
"Dan fun fact juga ketika menjadi Putri, mungkin aku bisa bilang 60% syuting itu aku pakai kontak lens putih. Jadi aku sempat lupa gitu. Karena aku gak bisa lihat apa-apa," ungkap Kawai.
Menariknya, keterbatasan penglihatan itu justru membuat Kawai merasakan kejutan ketika akhirnya menyaksikan hasil akhir film. Ia mengaku baru benar-benar bisa melihat bagaimana sejumlah adegan yang diperankannya terlihat setelah dipadukan dengan efek visual.






Komentar (0)