BP-GMN Restorasi Gambut OKI hingga Penanaman Mangrove Banyuasin

jpnn.com
6 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BP-GMN) melaksanakan aksi penanaman 1.000 bibit mangrove di Desa Wisata Sungsang IV, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Sabtu, 31 Oktober 2026. 

Kegiatan ini menjadi langkah nyata pertama BP-GMN sejak Kepala dan Wakil Kepala dilantik pada 15 Oktober 2026 lalu.

BACA JUGA: Tanam Mangrove di Malang Selatan, Sekjen PDIP: Wujud Tanggung Jawab Jaga Kehidupan

Wakil Kepala BP-GMN, Mayjen TNI Sriyanto, M.I.R., M.A mengatakan kehadiran BP-GMN di Sungsang bukan sekadar seremonial.

"Ini adalah awal komitmen untuk bersama-sama menjaga ekosistem yang sangat berharga ini. Kamu mulai dari 1.000 bibit hari ini, dan harapannya ke depan dapat terus berkembang lebih luas," ujar Mayjen Sriyanto.

BACA JUGA: AHY Ungkap Proyek Tanggul Laut Raksasa Pantura Dimulai Lewat Tanam Mangrove

Dia menjelaskan mangrove berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi desa-desa pesisir dari ancaman abrasi. 

Oleh karena itu, masyarakat di sekitar pesisir ditempatkan sebagai garda terdepan dalam menjaga kelestariannya.

"Manfaatnya tidak boleh hanya berhenti pada simpanan karbon semata. Masyarakat harus bisa merasakan manfaat ekonomi secara langsung, melalui ekowisata, perikanan, dan kegiatan produktif lainnya," tegasnya.

Mayjen Sriyanto menambahkan, pendekatan BP-GMN adalah melanjutkan apa yang sudah berjalan. 

"Kami tidak bergerak dari nol. Yang rusak diperbaiki, yang baik ditingkatkan. Kunci keberhasilan ini adalah sinergi seluruh pihak — pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat," katanya.

Kegiatan di Sungsang IV ini menjadi rangkaian lanjutan langkah BP-GMN dalam satu pekan terakhir. Sebelumnya, pada Jumat (30/10), BP-GMN juga melakukan penanaman bambu di lahan gambut terdampak kebakaran di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). 

Di saat yang sama, penyempurnaan sistem informasi terintegrasi SAGARA juga sedang difinalisasi untuk memperkuat data dan deteksi dini kerusakan ekosistem gambut dan mangrove di seluruh Indonesia.

Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., M.M., menyambut baik langkah tersebut. 

Kegiatan penanaman mangrove dihadiri pula oleh unsur TNI, Polri, instansi terkait, serta warga masyarakat setempat. Bersama-sama, para peserta menanam bibit mangrove di pesisir Desa Sungsang IV sebagai awal komitmen bersama menjaga lingkungan sekaligus mendorong kesejahteraan warga pesisir.(era/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gerak Terbatas Dedi Congor Sebab Dicegah ke Luar Negeri
• 2 jam lalu
0
thumb
Program Inkubasi koperasi harus hasilkan perubahan dan kemandirian
• 3 jam lalu
0
thumb
Sudah Analisis Permainan Lawan, Madura United Yakin Putus Tren Positif PSM
• 11 jam lalu
0
thumb
Bea Cukai Amankan Kapal Pengangkut 10juta Batang Rokok Ilegal di Perairan Aceh
• 3 jam lalu
0
thumb
7 Tanda Pasangan Kehilangan Rasa Dihargai dalam Pernikahan
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.