Ambruknya Jembatan Québec (Québec Bridge) pada 1907 adalah tragedi yang ironis bagi warga Kanada. Sebab, jembatan ini ambruk dua kali meski sudah dibangun ulang dengan perpaduan baja terbaik.
Dikutip dari laman resmi Pemerintah Kanada, jembatan itu ambruk dua kali selama masa pembangunannya di atas Sungai St. Lawrence, Kanada.
Awalnya, jembatan mulai dibangun pada 2 Oktober 1900. Pembangunan jembatan dimulai secara resmi ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Perdana Menteri Kanada saat itu, Sir Wilfrid Laurier.
Namun, tujuh tahun berselang, yakni pada 29 Agustus 1907, jembatan runtuh. Kerangka bagian selatan jembatan tiba-tiba runtuh saat dalam proses pembangunan.
Kemudian pada 17 Agustus 1908, pemerintah menugaskan tim yang terdiri dari tiga insinyur untuk merevisi desain dasar jembatan, termasuk beralih menggunakan baja terbaik dengan paduan nikel demi meningkatkan ketahanan struktur.
Kemudian, sekitar tahun 1913 hingga Juli 1916, pembangunan dilanjutkan kembali. Bentang tengah (central span) berhasil dibangun di Sillery Cove.
Tapi siapa sangka, meski sudah dibangun kembali dengan baja terbaik, jembatan runtuh kembali pada 11 September 1916. Bentang tengah jembatan mengalami kegagalan dan jatuh ke dasar sungai untuk kedua kalinya.
Korban JiwaAdapun dua keruntuhan jembatan ini memakan korban jiwa. Pada keruntuhan Pertama pada 1907, tercatat 76 pekerja, termasuk 33 pekerja Mohawk tewas. Lalu keruntuhan kedua pada 1916, 13 pekerja tewas dan 14 orang terluka. Secara keseluruhan, sebanyak 89 pekerja tewas dalam dua kali tragedi pembangunan jembatan ini.
Kemudian, pada 20 September 1917, pemasangan bentang baru selesai dilakukan dan berhasil menghubungkan kedua tepi Sungai St. Lawrence. Kereta api penumpang pertama melintasi jembatan pada Oktober 1917, sebelum akhirnya diresmikan secara resmi oleh Pangeran Wales pada Agustus 1919.
Menurut hasil penyelidikan, jembatan ambruk pertama kali karena kelemahan pada desain dasar struktur jembatan awal, yang kemudian memicu perlunya evaluasi ulang serta penggunaan material baja paduan nikel untuk memperkuat struktur. Kemudian, kejadian kedua karena struktur yang lemah, hingga akhirnya jembatan runtuh dan tenggelam ke dasar sungai.
(rdp/imk)






Komentar (0)