Jakarta: Wakil Menteri Pertanian Muhammad Saleh menyoroti persoalan pangan, energi, dan air. Persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius karena dampaknya dirasakan langsung masyarakat, termasuk anak-anak dan generasi muda.
Saleh menyampaikan, persoalan pangan masih berkaitan dengan masalah kekurangan gizi hingga stunting. Bahkan, menurutnya masih terdapat anak-anak yang harus berangkat ke sekolah dalam kondisi belum mendapatkan asupan makanan yang cukup.
“Stunting, kurang gizi. Anak-anak yang berangkat sekolah dalam kondisi kurang makan. Apakah Anda pernah mengalami atau adik-adikmu mengalami?” ujar Saleh dalam Forum Rembuk Pemuda Indonesia di Jakarta Selatan, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Baca Juga :
Rembuk Pemuda ke-3 Jadi Ruang Kolaborasi Generasi Muda Bangun BangsaKegiatan Rembuk Pemuda di Jakarta Selatan yang di hadiri oleh beberapa anggota dari seluruh Indonesia. Foto: Metrotvnews.com/Azri Arifin.
Terkait air, menyebut perubahan iklim turut memengaruhi kondisi ketersediaan air yang dibutuhkan masyarakat. “Masalah energi kita alami, air kita kesulitan karena perubahan iklim,” ungkap Saleh.
Menurut Saleh, persoalan pangan, energi, dan air tidak hanya menjadi tantangan Indonesia, tetapi juga berpotensi menjadi persoalan global. Karena itu, pemenuhan kebutuhan dasar tersebut membutuhkan perhatian dan keterlibatan berbagai pihak.
Ia berharap generasi muda memahami persoalan yang sedang dihadapi bangsa dan ikut mengambil bagian dalam mencari solusi. Menurutnya, keterlibatan anak muda dalam menjawab kebutuhan masyarakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas, sekaligus meningkatkan kualitas hidup.
(Metrotvnews.com/M. Azri Arifin)





Komentar (0)