Pemkab Aceh Selatan tetapkan status tanggap darurat banjir

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan menetapkan status tanggap darurat bencana banjir selama 14 hari ke depan menyusul banjir merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Trumon Tengah.

"Kami meninjau beberapa titik banjir di Kecamatan Trumon Tengah serta membaca semua laporan, sehingga kami tetapkan status tanggap darurat banjir," kata Bupati Aceh Mirwan MS di Aceh Selatan, Sabtu.

Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan menyebutkan sebanyak 112 jiwa warga Gampong Cot Bayu dan Gampong Lhok Raya, Kecamatan Trumon Tengah, mengungsi akibat banjir.

Bencana banjir merendam dua gampong atau desa di Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, dengan ketinggian berkisar 30 hingga 60 centimeter. Warga mengungsi ke Kompi Brimob dan rumah kerabat.

Baca juga: Sungai meluap, 112 warga mengungsi akibat banjir di Aceh Selatan

Bupati Aceh Selatan menyampaikan penetapan status tanggap darurat ini untuk mempercepat penanganan dan kesiapsiagaan terhadap potensi banjir susulan menyusul adanya prakiraan curah hujan tinggi beberapa hari ke depan.

"Saya sudah menginstruksikan seluruh jajaran dan satuan tugas penanggulangan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan," kata Mirwan.

Masyarakat terdampak banjir didaerah rawan bencana, kata dia, diminta tidak panik dalam membeli kebutuhan pokok menyusul status tanggap darurat bencana di wilayah tersebut.

Baca juga: Polres Aceh Selatan gunakan mobil penyemprot air bersihkan debu banjir

"Menghadapi kondisi saat ini pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan tanpa panik. Jangan sampai ada tindakan panik membeli yang hanya merugikan semua di tengah situasi darurat ini," kata Mirwan.

Sementara itu Keuchik (Kepala Desa) Lhok Raya Rasi Riadi mengatakan banjir terjadi karena tanggul Sungai Lae Soeraya roboh dan luapan air menggenangi rumah penduduk. Masyarakat mengungsi karena khawatir akan adanya banjir susulan.

"Kami berharap Pemkab Aceh Selatan membangun kembali tanggul sepanjang 210 meter yang roboh. Tanggul roboh tersebut menyebabkan pemukiman penduduk tergenang air dari Sungai Lae Soeraya," kata Rasi Riadi.

Baca juga: Polres Aceh Selatan normalisasi sungai cegah banjir


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
2 Pekan Sembunyi di Padepokan, Dwi Bagus Pembunuh Istri Siri dan Anak di Madiun Ganti Nama jadi Amanullah
• 11 jam lalu
0
thumb
Link Live Streaming Liga Voli Vietnam 2026: Rivan Nurmulki, Farhan Halim dan Boy Arnez Main Berurutan Hari Ini
• 5 jam lalu
0
thumb
Divestasi Ciputra Multivision Bikin RAAM Rugi Rp67 Miliar hingga September 
• 19 jam lalu
0
thumb
Empat WNA Selamat dari Kebakaran Kapal di Nusa Penida 
• 14 jam lalu
0
thumb
JIS Dilirik Sejumlah Pihak untuk Kerja Sama Hak Penamaan
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.