Jakarta: Jakarta International Stadium (JIS) mulai dilirik sejumlah pihak untuk kerja sama hak penamaan atau naming rights. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, saat ini sudah ada beberapa pihak yang mengajukan penawaran untuk mendapatkan hak penamaan stadion tersebut.
“Yang jelas, sekarang ini sudah ada beberapa, saya tidak menyebutkan dulu ya, sudah ada beberapa yang mengajukan naming rights untuk JIS,” kata Pramono di kawasan Jakarta Pusat, Jumat, 30 Oktober 2026.
Baca Juga :
Pemprov DKI Kaji Usulan 76 Taman di Jakarta Buka 24 Jam“Yang kedua, sudah ada 15 konser besar yang mengajukan diadakan di JIS,” ujar Pramono.
Ia menilai JIS semakin menarik sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai acara setelah adanya perbaikan konektivitas transportasi. Sebelumnya, akses transportasi menuju stadion tersebut menjadi salah satu kendala karena berpotensi menimbulkan kemacetan.
Pramono juga mengungkapkan rencana penambahan fasilitas stasiun di kawasan tersebut. Langkah ini untuk mempermudah mobilitas masyarakat yang hendak berkunjung ke JIS.
"Dan sebentar lagi apa, peron untuk KRL di JIS kita bangun satu sisi lagi menjadi dua sisi," kata Pramono.
Ilustrasi masyarakat menyaksikan pertunjukan di JIS, Jakarta. Foto: Antara.
Ia menambahkan, perbaikan akses transportasi turut terlihat saat penyelenggaraan sejumlah konser di JIS. Pramono mencontohkan konser Dewa 19 yang sempat disaksikannya secara langsung pada hari kedua penyelenggaraan.
“Saya ingin melihat mengenai itu memang betul apa transportasi atau kemacetannya tertangani dengan baik dan itu juga tergambar dari teman-teman yang nonton. Mereka di medsos-nya memberikan apresiasi terhadap hal itu,” kata Pramono.





Komentar (0)