UMKM Kuliner Punya Peluang Jangkau 42 Juta Konsumen, Ini Strategi Bank Mandiri Lewat Livin’ Food

tvonenews.com
14 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Perkembangan bisnis kuliner tidak lagi hanya ditentukan oleh lokasi strategis, cita rasa makanan, atau kemampuan menarik pelanggan yang datang langsung ke tempat usaha. 

Di tengah kebiasaan masyarakat yang semakin akrab dengan layanan digital, kehadiran sebuah produk di platform pemesanan online juga dapat menentukan seberapa luas pasar yang bisa dijangkau pelaku usaha.

Perubahan perilaku konsumen ini membuka peluang sekaligus tantangan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pelaku usaha dituntut mampu mengikuti perkembangan teknologi agar tidak tertinggal dalam persaingan. 

Digitalisasi pun semakin penting, bukan sekadar untuk mempermudah transaksi, melainkan juga sebagai sarana pemasaran, memperkenalkan produk, dan menemukan calon pelanggan baru.

Digitalisasi Membuka Peluang Pasar Baru bagi UMKM Kuliner

Salah satu tantangan yang dihadapi UMKM kuliner adalah keterbatasan akses pemasaran. Produk yang memiliki kualitas baik belum tentu dikenal banyak orang apabila hanya mengandalkan pelanggan di sekitar lokasi usaha. 

Melalui platform digital, hambatan tersebut berpeluang dikurangi karena pelaku usaha dapat memperkenalkan produknya kepada konsumen yang lebih luas.

Ilustrasi UMKM Kuliner Punya Peluang Jangkau 42 Juta Konsumen, Ini Strategi Bank Mandiri Lewat Livin’ Food
Sumber :
  • ist

Peluang inilah yang coba dikembangkan Bank Mandiri melalui Livin’ Food, fitur pemesanan makanan yang terintegrasi dalam aplikasi super app Livin’ by Mandiri.

Fitur tersebut memungkinkan nasabah menemukan berbagai pilihan merchant kuliner, mulai dari usaha UMKM hingga merek makanan yang sudah dikenal. Proses pemesanan dan pembayaran juga dapat diselesaikan langsung melalui satu aplikasi.

Direktur Network & Retail Funding Bank Mandiri, Jan Winston Tambunan, mengatakan bahwa layanan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan dengan mempertemukan pelaku usaha dan konsumen melalui ekosistem digital.

“Kami melihat digitalisasi sebagai sarana bagi pelaku UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan mengembangkan usahanya. Melalui Livin’ Food, kami ingin memudahkan nasabah memesan makanan sekaligus membantu merchant memperkenalkan produk kepada lebih banyak konsumen,” ujar Jan, Jumat (30/10).

Bagi merchant, salah satu potensi utama layanan ini adalah akses terhadap basis pengguna Livin’ by Mandiri yang telah mencapai lebih dari 42 juta orang. Jumlah tersebut membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan visibilitas produk tanpa hanya bergantung pada pemasaran konvensional.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mensos Usulkan Skema Baru Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan
• 19 jam lalu
0
thumb
Emas Antam Loyo di Akhir Oktober, Buyback Anjlok Rp65 Ribu per Gram
• 4 jam lalu
0
thumb
Jadwal F1 GP Meksiko 2026: Kimi Antonelli dan Mercedes Kini Tinggal Selangkah Lagi Ukir Sejarah Baru di Formula 1
• 20 jam lalu
0
thumb
Kawai Labiba Ungkap Pengalaman Pertama Jadi Arwah di Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi
• 14 jam lalu
0
thumb
175 Regu Pemadam Dikerahkan Atasi Karhutla di Palangka Raya, Ditargetkan Tuntas 2 Pekan
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.