Jakarta (ANTARA) - Tiga tim esports Indonesia, Bigetron by Vitality, ONIC, dan RRQ Kazu, siap membawa nama Indonesia pada ajang Free Fire World Series (FFWS) Global Finals 2026 yang akan berlangsung mulai 6 November di Bangkok, Thailand.
Ketiga tim tersebut telah mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan dengan tim-tim terbaik dari berbagai negara. Dalam acara pelepasan yang digelar Garena Indonesia, perwakilan masing-masing tim menyampaikan optimisme dan target mereka untuk meraih prestasi di kompetisi dunia tersebut.
"Kami sudah banyak melewati Global. Di Global kali ini, kami tinggal memperbaiki masalah-masalah kecil. Kami ingin di Global ini tidak ada masalah kecil," kata kapten RRQ Kazu Wira "Dutz" Gunawan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.
Dutz mengatakan pengalaman tampil di sejumlah kompetisi global menjadi modal penting bagi timnya untuk menghadapi turnamen tahun ini. Ia menyebut RRQ Kazu telah belajar dari berbagai kekalahan dan melakukan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan yang masih ada.
Menurut dia, kehadiran dua pemain baru juga memberikan energi dan semangat tambahan bagi tim. RRQ Kazu berharap kombinasi pengalaman pemain lama dan motivasi pemain muda dapat membantu mereka mempertahankan konsistensi di panggung internasional.
Dutz menambahkan, seluruh peserta tentu memiliki ambisi untuk menjadi juara sehingga setiap tim harus terus meningkatkan kemampuan dan performa.
Sementara itu, kapten Bigetron Rapik "Koja" Hidayat mengaku bersyukur timnya kembali mendapatkan kesempatan tampil di kompetisi global setelah gagal pada edisi sebelumnya di Thailand.
Ia mengatakan perjalanan Bigetron dalam beberapa waktu terakhir mengalami pasang surut. Namun, keberhasilan lolos ke Global Finals 2026 menjadi motivasi bagi seluruh pemain untuk memberikan hasil terbaik.
Dalam persiapannya, Bigetron memperkuat kekompakan melalui latihan bersama dan meningkatkan intensitas latihan. Kehadiran dua pemain baru juga menjadi tambahan semangat bagi tim untuk mengejar target juara.
Kapten ONIC Rattapoom “Poom” Sunthalunai mengatakan timnya terus mengintensifkan latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi tersebut. Para pemain menjalani latihan sejak pagi hingga malam untuk mematangkan kesiapan menghadapi persaingan di Bangkok.
ONIC menargetkan dapat terlebih dahulu mengamankan tempat di Grand Final sebelum berusaha meraih gelar juara.
Dengan persiapan yang telah dilakukan, ketiga wakil Indonesia tersebut diharapkan mampu tampil maksimal, menjaga konsistensi permainan, dan bersaing memperebutkan gelar juara FFWS Global Finals 2026.
Baca juga: Wakil Indonesia Bigetron ukir sejarah juara FFWS SEA 2026 Fall
Ketiga tim tersebut telah mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan dengan tim-tim terbaik dari berbagai negara. Dalam acara pelepasan yang digelar Garena Indonesia, perwakilan masing-masing tim menyampaikan optimisme dan target mereka untuk meraih prestasi di kompetisi dunia tersebut.
"Kami sudah banyak melewati Global. Di Global kali ini, kami tinggal memperbaiki masalah-masalah kecil. Kami ingin di Global ini tidak ada masalah kecil," kata kapten RRQ Kazu Wira "Dutz" Gunawan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.
Dutz mengatakan pengalaman tampil di sejumlah kompetisi global menjadi modal penting bagi timnya untuk menghadapi turnamen tahun ini. Ia menyebut RRQ Kazu telah belajar dari berbagai kekalahan dan melakukan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan yang masih ada.
Menurut dia, kehadiran dua pemain baru juga memberikan energi dan semangat tambahan bagi tim. RRQ Kazu berharap kombinasi pengalaman pemain lama dan motivasi pemain muda dapat membantu mereka mempertahankan konsistensi di panggung internasional.
Dutz menambahkan, seluruh peserta tentu memiliki ambisi untuk menjadi juara sehingga setiap tim harus terus meningkatkan kemampuan dan performa.
Sementara itu, kapten Bigetron Rapik "Koja" Hidayat mengaku bersyukur timnya kembali mendapatkan kesempatan tampil di kompetisi global setelah gagal pada edisi sebelumnya di Thailand.
Ia mengatakan perjalanan Bigetron dalam beberapa waktu terakhir mengalami pasang surut. Namun, keberhasilan lolos ke Global Finals 2026 menjadi motivasi bagi seluruh pemain untuk memberikan hasil terbaik.
Dalam persiapannya, Bigetron memperkuat kekompakan melalui latihan bersama dan meningkatkan intensitas latihan. Kehadiran dua pemain baru juga menjadi tambahan semangat bagi tim untuk mengejar target juara.
Kapten ONIC Rattapoom “Poom” Sunthalunai mengatakan timnya terus mengintensifkan latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi tersebut. Para pemain menjalani latihan sejak pagi hingga malam untuk mematangkan kesiapan menghadapi persaingan di Bangkok.
ONIC menargetkan dapat terlebih dahulu mengamankan tempat di Grand Final sebelum berusaha meraih gelar juara.
Dengan persiapan yang telah dilakukan, ketiga wakil Indonesia tersebut diharapkan mampu tampil maksimal, menjaga konsistensi permainan, dan bersaing memperebutkan gelar juara FFWS Global Finals 2026.
Baca juga: Wakil Indonesia Bigetron ukir sejarah juara FFWS SEA 2026 Fall






Komentar (0)