HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjadi dua pejabat dengan penilaian terbaik. Nilai keduanya tertinggi dalam survei kinerja Kabinet Prabowo Subianto.
Sementara Menteri ATR/BPN Nusron Wahid justru menempati posisi paling bawah dengan angka hanya 0,17 persen.
Temuan tersebut merupakan hasil survei terbaru Indonesia Center for Politics & Law Studies (IndocPolls) yang mengukur persepsi masyarakat terhadap kinerja para menteri dan kepala badan selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo.
Teddy memimpin daftar pejabat dengan penilaian positif sebesar 15,8 persen, disusul Amran yang memperoleh 13,6 persen.
Direktur Komunikasi IndocPolls, Taufik Ch, menjelaskan bahwa posisi strategis Teddy sebagai Sekretaris Kabinet menjadi salah satu faktor yang membentuk penilaian positif masyarakat.
“Seskab Teddy dinilai unggul terkait posisi strategisnya yang sangat dekat dengan Presiden Prabowo dan tugasnya untuk menjembatani koordinasi dengan jajaran menteri dan pejabat lainnya,” ujar Taufik dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Menurut Taufik, tingkat popularitas Teddy yang sudah terbentuk sebelum menduduki jabatan Sekretaris Kabinet turut memberikan pengaruh terhadap persepsi publik.
Sementara itu, Amran mendapatkan apresiasi karena dinilai mampu mengawal upaya pemerintah mencapai swasembada pangan nasional dalam waktu relatif cepat, meskipun sektor pertanian menghadapi tantangan cuaca ekstrem.
Di bawah kedua nama tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menempati urutan berikutnya dengan penilaian positif 6,5 persen.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyusul dengan 5,2 persen, sedangkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperoleh 3,8 persen.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mencatatkan angka 3,5 persen, diikuti Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono sebesar 3,3 persen.
Selanjutnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memperoleh 2,7 persen, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir 2,1 persen, serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebesar 2,0 persen.
Menteri HAM Natalius Pigai mendapatkan penilaian 1,8 persen, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto 1,7 persen, Menteri Luar Negeri Armanatha Nasir 1,5 persen, dan Menteri Koordinator Polkam Dudung Abdurachman 1,2 persen.
Nusron Wahid dan Dody Hanggodo di Posisi Terbawah
Berbanding terbalik dengan Teddy dan Amran, sejumlah pejabat Kabinet Prabowo memperoleh penilaian positif yang jauh lebih rendah dari responden.
Nusron Wahid menjadi pejabat dengan angka penilaian paling kecil, yakni 0,17 persen, sedangkan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo berada satu tingkat di atasnya dengan 0,25 persen.
Taufik mengaitkan rendahnya penilaian terhadap Nusron dengan sorotan publik atas sejumlah kasus hukum yang menyeret pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Adapun Dody mendapat perhatian negatif akibat berbagai kontroversi, termasuk persoalan dinamika internal kementerian dan polemik perjalanan dinas.
“Kombinasi antara lemahnya kebijakan dan program dengan pernyataan yang menimbulkan kegaduhan memberi penilaian buruk terhadap sejumlah menteri/kepala badan,” tegas Taufik.
Selain kedua pejabat tersebut, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat, serta Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi masing-masing memperoleh penilaian 0,42 persen.
Sementara itu, Menteri Desa Yandri Susanto, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana sama-sama mencatatkan angka 0,33 persen.
IndocPolls juga menyoroti sejumlah program pemerintah yang dinilai belum memperlihatkan hasil berarti dan ikut memengaruhi persepsi masyarakat terhadap kinerja kementerian terkait.
Program Koperasi Desa dan realisasi pembangunan perumahan menjadi beberapa contoh kebijakan yang disebut belum menunjukkan capaian signifikan.
Metode dan Hasil Survei IndocPolls
Survei IndocPolls berlangsung pada 15–20 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara proporsional dari 38 provinsi di Indonesia.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung atau tatap muka dengan menggunakan metode multistage random sampling.
IndocPolls menyebut survei tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sekitar 2,9 persen.
Berikut daftar lengkap peringkat pejabat Kabinet Prabowo berdasarkan persentase penilaian positif dalam survei IndocPolls:
- Teddy Indra Wijaya – Sekretaris Kabinet: 15,8 persen
- Amran Sulaiman – Menteri Pertanian: 13,6 persen
- Abdul Mu’ti – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah: 6,5 persen
- Prasetyo Hadi – Menteri Sekretaris Negara: 5,2 persen
- Budi Gunadi Sadikin – Menteri Kesehatan: 3,8 persen
- Nasaruddin Umar – Menteri Agama: 3,5 persen
- Agus Harimurti Yudhoyono – Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan: 3,3 persen
- Bahlil Lahadalia – Menteri ESDM: 2,7 persen
- Erick Thohir – Menteri Pemuda dan Olahraga: 2,1 persen
- Sjafrie Sjamsoeddin – Menteri Pertahanan: 2,0 persen
- Natalius Pigai – Menteri HAM: 1,8 persen
- Airlangga Hartarto – Menko Perekonomian: 1,7 persen
- Armanatha Nasir – Menteri Luar Negeri: 1,5 persen
- Dudung Abdurachman – Menko Polkam: 1,2 persen
- Ferry Juliantono – Menteri Koperasi: 0,42 persen
- Yassierli – Menteri Ketenagakerjaan: 0,42 persen
- Sakti Wahyu Trenggono – Menteri Kelautan dan Perikanan: 0,42 persen
- Moh Jumhur Hidayat – Menteri Lingkungan Hidup: 0,42 persen
- Dudy Purwagandhi – Menteri Perhubungan: 0,42 persen
- Yandri Susanto – Menteri Desa: 0,33 persen
- Maruarar Sirait – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman: 0,33 persen
- Widiyanti Putri Wardhana – Menteri Pariwisata: 0,33 persen
- Dody Hanggodo – Menteri Pekerjaan Umum: 0,25 persen
- Nusron Wahid – Menteri ATR/BPN: 0,17 persen






Komentar (0)