Kemlu RI: Belum Ada Informasi WNI Jadi Korban Tabrakan Kereta Spanyol

kompas.tv
8 jam lalu
Cover Berita
Layanan darurat memberikan pertolongan kepada para korban di lokasi tabrakan antara dua kereta api di Urda, Spanyol, pada hari Rabu, 28 Oktober 2026. (Sumber: Juanma Jiménez/Europa Press via AP)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Madrid terus memantau kemungkinan adanya warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tabrakan kereta cepat di Spanyol.

Hingga informasi terbaru disampaikan, Jumat (30/10/2026), belum terdapat informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu RI menyampaikan KBRI Madrid telah berkoordinasi dengan otoritas perkeretaapian Spanyol, Adif, untuk memperoleh informasi mengenai kemungkinan adanya WNI yang terdampak.

Baca Juga: Tabrakan Kereta Cepat Tewaskan 68 Orang, Spanyol Tetapkan 3 Hari Berkabung

KBRI Madrid juga telah menyampaikan duka cita kepada pemerintah setempat melalui otoritas tersebut, sekaligus meminta informasi terkait korban berkewarganegaraan Indonesia.

"Hingga saat ini belum terdapat update informasi WNI yang menjadi korban," bunyi pernyataan Kemlu RI.

ADIF Masih Identifikasi Korban Berbagai Kewarganegaraan

Menurut keterangan Direktorat PWNI Kemlu RI, Adif, menyampaikan proses identifikasi korban dari berbagai kewarganegaraan masih berlangsung.

Identifikasi tersebut dilakukan dengan menggunakan NIE atau nomor identitas bagi warga asing yang tinggal di Spanyol.

Adif selanjutnya akan meneruskan dan mengoordinasikan perkembangan informasi melalui Kementerian Luar Negeri Spanyol.

Untuk mempermudah koordinasi, KBRI Madrid juga telah memberikan nomor hotline dan alamat email kepada Adif apabila ditemukan WNI yang menjadi korban kecelakaan tersebut.

Baca Juga: Keamanan Transportasi Spanyol Disorot Setelah Kecelakaan Kereta Tewaskan 69 Orang

KBRI Madrid Terus Pantau Perkembangan

KBRI Madrid berharap tidak ada WNI yang menjadi korban dalam kecelakaan kereta cepat tersebut.

Perwakilan Indonesia di Spanyol juga akan terus memantau perkembangan informasi dari otoritas setempat guna memperoleh kepastian mengenai kemungkinan adanya WNI yang terdampak.

"KBRI Madrid berharap kiranya tidak ada WNI yang menjadi korban kejadian tersebut, serta terus memantau perkembangan dari otoritas setempat," demikian pernyataan tersebut.

Sebelumnya, tabrakan dua kereta cepat terjadi di Provinsi Toledo, Spanyol, pada Rabu (28/10/2026).

Kecelakaan melibatkan kereta yang dioperasikan perusahaan negara Renfe dan operator swasta Iryo. 

Berdasarkan laporan Associated Press (AP) pada Jumat, sedikitnya 69 orang meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Otoritas Spanyol masih melakukan proses identifikasi korban dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan. 

Baca Juga: Lebih dari 60 Orang Dilaporkan Hilang Usai Tabrakan Kereta di Spanyol

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Kemlu RI
  • WNI korban kecelakaan Spanyol
  • KBRI Madrid
  • tabrakan kereta Spanyol
  • ADIF
  • kecelakaan kereta cepat
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Di Balik Rasa Aman Berkendara, Ada Orang-Orang yang Selalu Siaga 
• 16 jam lalu
0
thumb
Richard Lee Rencanakan Bangun Masjid Lagi hingga Umrah Jika Divonis Bebas
• 14 jam lalu
0
thumb
Video: Hashim Kasih Warning! Rupiah Bisa Tembus Rp21.000 Per Dolar AS
• 21 jam lalu
0
thumb
Merawat Lingkungan dan Kepedulian Sosial Lewat Aksi Bersama di Pandeglang
• 5 jam lalu
0
thumb
Ibu Rumah Tangga Diduga Jadi Bandar Narkoba di Mesuji Timur, Polisi Sita Sabu 23,81 Gram | SAPA PAGI
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.