RIYADH, KOMPAS.TV - Arab Saudi mengeklaim berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah pesawat nirawak atau drone yang diluncurkan kelompok Houthi dari Yaman di dekat Mekkah, kota paling suci bagi umat Islam.
Namun, kelompok Houthi membantah telah melancarkan operasi yang menargetkan kota tersebut.
Juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, pada Jumat (30/10/2026) mengatakan drone tersebut berhasil dicegat di wilayah sekitar Mekkah.
Mekkah merupakan kota suci yang setiap tahun menjadi tujuan jutaan umat Islam dari berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah.
Dalam pernyataan terpisah, juru bicara militer Houthi Yahya Saree membantah kelompoknya melakukan operasi yang menargetkan Mekkah. Ia mengatakan operasi militer Houthi diarahkan pada fasilitas minyak dan pangkalan militer Arab Saudi.
Baca Juga: Arab Saudi Buka Kembali Bandara Riyadh di Tengah Bayang-Bayang Serangan Houthi
Sebelumnya Serangan Menyasar Madinah dan Kota LainKetegangan antara Arab Saudi dan Houthi meningkat seiring meluasnya serangan kelompok tersebut terhadap wilayah Arab Saudi.
Associated Press (AP) sebelumnya melaporkan, Arab Saudi menuduh Houthi menyerang sebuah stasiun distribusi listrik di Madinah pada September 2026. Fasilitas tersebut memasok listrik untuk Masjid Nabawi, salah satu tempat paling suci dalam Islam.
Koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan serangan drone itu menyebabkan satu transformator tidak beroperasi, tetapi tidak mengganggu jaringan listrik secara keseluruhan. Houthi membantah tuduhan tersebut.
Sebelumnya, Arab Saudi juga mengonfirmasi upaya serangan rudal balistik yang diarahkan ke ibu kota Riyadh. Koalisi menyatakan rudal tersebut berhasil dicegat.
Baca Juga: Konflik Houthi-Saudi Memanas, Anggota DPR Minta Pemerintah Moratorium Jemaah Umrah
Koalisi juga menyebut Houthi berupaya menyerang infrastruktur sipil di sejumlah wilayah lain, termasuk kota pelabuhan Yanbu di Laut Merah, Taif, Baysh, dan Farasan. Namun, tidak ada rincian lebih lanjut mengenai upaya serangan tersebut.
Houthi sebelumnya mengklaim telah menargetkan sejumlah lokasi di Riyadh dan fasilitas perusahaan minyak negara Saudi Aramco di Yanbu. Namun demikian, klaim tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen.
Arab Saudi sebelumnya juga melaporkan pencegatan rudal dan drone yang disebut mengarah ke Mekkah dan Madinah. Houthi berulang kali membantah menargetkan kedua kota suci tersebut.
Sebelumnya, kelompok Houthi juga pernah berjanji tidak akan menyerang bandara di Mekkah dan Madinah, dua kota paling suci bagi umat Islam. Janji tersebut disampaikan di tengah meningkatnya serangan kelompok itu terhadap sejumlah wilayah Arab Saudi.
Seperti dikutip dari AP pada 15 Oktober 2026 lalu, juru bicara militer Houthi Yahya Saree juga membantah keterlibatan kelompoknya dalam upaya serangan rudal ke Madinah.
Saat itu, koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan sebuah rudal jelajah di wilayah provinsi Madinah, tetapi tidak secara langsung menyebut pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Tussie Ayu Editor : Desy-Afrianti
Sumber : The Associated Press
- arab
- saudi
- cegat
- drone
- houthi






Komentar (0)