Mendikdasmen Bakal Beri Nilai Nol kepada Murid Curang Saat TKA, Pengawas tak Jujur Kena Blacklist

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengatakan pihaknya bakal menindaklanjuti aduan dugaan kecurangan selama pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA). Dia memastikan pihaknya akan memberikan nilai nol kepada murid peserta TKA yang terbukti melakukan kecurangan.

Selain itu, pengawas tes yang tidak jujur akan masuk daftar hitam (blacklist), sehingga tidak diperbolehkan kembali bertugas pada pelaksanaan TKA tahun berikutnya. “Begitu kami menemukan ada ketidakjujuran, nilainya langsung kami berikan nol,” kata Abdul Mu’ti seusai meninjau pelaksanaan TKA ulang di SMA Negeri 68, Jakarta, Jumat (30/10).

BACA JUGA: Pelaku Kecurangan TKA SMA 2026 Harus Ditindak Tegas

Mu’ti mengatakan penindakan tegas tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga integritas pelaksanaan TKA, sekaligus memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh murid Indonesia untuk menunjukkan prestasi akademiknya.

Menurut dia, sanksi tersebut juga berlaku apabila ditemukan tindakan tidak jujur selama ujian berlangsung, termasuk peserta yang melakukan siaran langsung melalui YouTube saat mengerjakan soal.

BACA JUGA: Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 M dari Pemerasan TKA, Anak Buahnya Lebih Banyak

Penegakan aturan tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya kecurangan, sekaligus memastikan hasil TKA mencerminkan kemampuan akademik murid secara objektif.

Pihaknya memastikan penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik jenjang pendidikan SMA tahun ini dapat kembali berjalan dengan akuntabel dan transparan, sejalan dengan slogan TKA, yakni Jujur dan Gembira.

BACA JUGA: Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Pemerasan TKA

“Kami ingin membentuk generasi yang jujur, generasi yang senantiasa menjaga integritas, dan melaksanakan TKA dengan gembira, tidak perlu ada tekanan, semuanya kita senang karena kita menjaga karakter,” ujarnya.

Pada kesempatan sebelumnya, salah satu murid kelas 12 SMA Negeri 68 Jakarta Pusat sekaligus peserta TKA bernama Davana Kamil menyampaikan keresahannya secara langsung kepada Mendikdasmen Abdul Muti terkait adanya laporan dugaan kecurangan selama penyelenggaraan TKA jenjang pendidikan SMA gelombang pertama tahun ini.

Dia berharap mendikdasmen dan seluruh jajaran dapat menindak tegas terduga pelaku sehingga para peserta yang mengerjakan tes secara jujur mendapatkan penilaian yang adil dan objektif.

“Terkait TKA ini, saya banyak sekali mendengar informasi bahwa ada kecurangan. Saya harap tindakan-tindakan penegakan keadilan itu dapat ditegakkan sebagaimana mestinya. Supaya kami yang mengerjakan dengan jujur ini bisa mendapatkan hasil yang sesuai. Jadi, nggak dikalahkan oleh mereka yang kurang jujur,” kata Davana. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Targetkan Poin Penuh di Jatidiri, Java United Siap Ladani Rekor Rekor Tak Terkalahkan Bhayangkara FC
• 17 jam lalu
0
thumb
Rekrutmen Awak Kapal Pertamina Marine Solutions 2026, Cek Posisi dan Syarat
• 20 jam lalu
0
thumb
TNI AU sebar 42 ton garam untuk ciptakan hujan buatan di Sumsel
• 14 jam lalu
0
thumb
Hadapi Ancaman Siber, BSSN Bangun Kolaborasi Asean-Jepang
• 18 jam lalu
0
thumb
Selain Uang Loket Tiap Bulan, Silmy Karim Didakwa Terima Gratifikasi Rp33,94 Miliar
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.