Kronologi Oknum Guru Agama Diamuk Warga Usai Diduga Lecehkan 9 Siswi SD di Deli Serdang, Sempat Pura-pura Pingsan!

grid.id
1 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Seorang oknum guru agama di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara diamuk warga usai diduga melecehkan 9 siswi SD. Oknum guru agama itu diketahui berinisial MJ (36).

Dari informasi yang diperolehnya, peristiwa dugaan pelecehan itu terjadi pada Selasa (27/10/2026), sekitar pukul 10.30 WIB. Berdasarkan data sementara yang dihimpun pihak berwajib, jumlah korban dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru agama ini mencapai sembilan siswi.

Melansir TribunMedan.com, korban diketahui merupakan siswi yang duduk di bangku sekolah dasar, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 SD. Informasi ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Muhammad Isral. Ia menyebut pihak kepolisian telah mengamankan terduga pelaku dan langsung melakukan pemeriksaan mendalam.

"Sekarang masih kita periksa dan dalami. Hari ini kita laksanakan gelar perkara untuk menentukan status hukumnya apakah dinaikkan menjadi tersangka," ujar Kompol Isral, Selasa (27/10/2026).

Lantas bagaimana kronologi oknum guru diamuk warga usai diduga lecehkan 9 siswi SD di Deli Serdang? Simak ulasannya.

Kronologi Oknum Guru Agama Diamuk Warga Usai Diduga Lecehkan 9 Siswi SD di Deli Serdang

Kasus dugaan pelecehan ini awalnya viral usai diunggah oleh akun Instagram @KawallMedan. Dalam unggahan itu, tampak warga menggeruduk terduga pelaku yang sedang berada di sekolah. Massa pun tampak menendang hingga memukuli terduga pelaku berinisial MJ tersebut.

Mendapat pukulan itu, MJ tampak melindungi kepalanya. Ia lantas dibawa oleh aparat ke ruang kelas.

Dari video yang viral di media sosial, MJ terlihat lemas diduga akibat terkena pukulan massa. Bahkan, ada narasi yang beredar bahwa MJ diduga pura-pura pingsan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, A Fitrian Syukri, menjelaskan kronologi kejadian yang sebenarnya. A Fitrian menyebut peristiwa terjadi pada Selasa (27/10/2026), sekitar pukul 10.30 WIB.

 

Massa awalnya datang ke sekolah karena memperoleh informasi bahwa MJ diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang siswa. Selanjutnya, polisi dari Polsek Namorambe mendatangi sekolah untuk mengamankan situasi.

"Pihak polisi melakukan pendekatan dan mediasi dengan massa serta keluarga korban untuk membawa pelaku guna diamankan ke Polresta Deli Serdang, guna proses hukum lebih lanjut," ujar Fitrian saat dihubungi Kompas.com melalui telepon seluler, Kamis (29/10/2026).

Namun saat situasi itu terjadi, sebagian warga sempat tidak terkontrol emosinya hingga melayangkan bogem mentah ke terduga pelaku. Kini, MJ telah dibawa ke Polresta Deli Serdang untuk proses penyelidikan.

"Saat ini, oknum guru agama yang bersangkutan sedang diproses di Polresta Deli Serdang," ujar Fitrian.

Fitrian juga mengatakan, ada sembilan siswa yang diduga menjadi korban guru tersebut. Dia pun prihatin dan menyesalkan adanya insiden ini.

"Ini menjadi bahan evaluasi kami di Disdik Deli Serdang agar (ke depan) semua satuan pendidikan dasar di Deli Serdang menjadi wadah pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa," ujar Fitrian kepada Kompas.com.

Sementara itu, para korban pelecehan saat ini telah mendapat pendampingan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Nasib Terduga Pelaku

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, A. Fitriyan Syukri menjatuhkan sanksi administratif berupa pemberhentian sementara terhadap yang bersangkutan.

"Kita lihat perkembangan hasil pemeriksaan hukumnya untuk langkah pemecatan permanen. Pelaku sudah diproses hukum. Sementara bagi anak-anak yang menjadi korban, saat ini sedang dilakukan pendalaman serta pendampingan psikologis bersama Dinas P3AP2KB dan Dinas Pendidikan," tegas Syukri.

Demikianlah kronologi oknum guru diamuk warga usai diduga lecehkan 9 siswi SD di Deli Serdang. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Viral di Medsos, Beli Pembalut Ternyata Kena Pajak di Indonesia
• 23 jam lalu
0
thumb
Beranda Imigrasi Senayan City Layani Cetak Paspor Polikarbonat, Simak Keunggulannya
• 6 jam lalu
0
thumb
Patrick Stewart Wafat di Usia 86 Tahun, Penyakit Ini yang Dideritanya
• 3 jam lalu
0
thumb
Sedih Lihat PSIM Terpuruk, Reva Adi Utama Berharap Laskar Mataram Segera Temukan Pelatih yang Tepat
• 10 jam lalu
0
thumb
Pemilihan Teknologi PLTN Harus Disesuaikan dengan Kebutuhan Industri
• 29 menit lalu
0
Berhasil disimpan.