Buruh Serikat Ini Usul Upah 2027 Naik 7,5%, Alasannya Bikin Kaget

cnbcindonesia.com
13 jam lalu
Cover Berita
Foto: Infografis/Peringkat Upah Minimum Negara di Dunia 2025, Ri Peringkat berapa?/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Kalangan buruh mulai menyampaikan usulan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2027 meski pembahasan resmi pemerintah belum berjalan. Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Aspirasi) mengusulkan kenaikan sebesar 7,5% dengan mempertimbangkan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan kenaikan harga kebutuhan pokok.

Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Aspirasi) Mirah Sumirat mengatakan, angka tersebut merupakan usulan organisasinya untuk kenaikan upah minimum secara nasional. Namun, besaran kenaikan nominal di setiap provinsi nantinya dapat berbeda.

"Kalau kami dari Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia atau Aspirasi, usulannya di angka 7,5%," ujar Mirah kepada CNBC Indonesia, Jumat (30/10/26).


Usulan tersebut disusun dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi yang memengaruhi daya beli pekerja. Harga kebutuhan sehari-hari menjadi salah satu pertimbangan karena kenaikan upah diharapkan dapat membantu pekerja memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Dasarnya pastinya inflasi, lalu pertumbuhan ekonomi, kemudian harga-harga kebutuhan pokok," katanya.

Aspirasi juga melakukan survei untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi harga dan kebutuhan pekerja di sejumlah wilayah. Survei tersebut memanfaatkan jaringan organisasi di beberapa kota besar, meskipun belum menjangkau seluruh daerah di Indonesia.

"Kalau mau melihat realitanya, sebenarnya bicara 10% selayaknya. Namun, kami juga sama-sama memaklumi untuk mencari keseimbangan dengan pelaku usaha, sehingga kami memutuskan angkanya 7,5%," ungkap Mirah.

Baca: Pemerintah Kucurkan Dana Puluhan Triliun Akhir Tahun, Buat Apa Saja?

Angka 7,5% tersebut masih berupa usulan dari kalangan pekerja dan belum menjadi keputusan pemerintah. Penghitungan akhir UMP perlu mengikuti formula pengupahan yang berlaku serta mempertimbangkan kondisi masing-masing provinsi.

Mirah menjelaskan, usulan kenaikan secara nasional tidak berarti seluruh provinsi akan mengalami kenaikan nominal yang sama. Besaran upah minimum yang berlaku saat ini di setiap daerah akan memengaruhi hasil penghitungan ketika persentase kenaikan diterapkan.

"Ketika angka itu diterapkan ke dalam formula, nanti kenaikannya bisa berubah masing-masing. Disesuaikan dengan angka UMP yang berbeda di setiap provinsi," jelasnya.

Survei yang dilakukan Aspirasi menjadi salah satu bahan untuk melihat kondisi pekerja di sejumlah daerah. Namun, keterbatasan cakupan survei membuat hasilnya belum dapat menggambarkan seluruh kondisi pekerja secara nasional.

"Kami punya perwakilan di Semarang, Surabaya, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan juga DKI Jakarta. Surveinya memang terbatas, hanya di kota-kota besar," pungkas Mirah.

Baca: Bocoran Terbaru Soal Upah Minimum 2027 dari Menaker, Jadi Naik 9,5%?


(dce)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Inflasi Inti Jepang Sentuh Level Tertinggi

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kemenkum Sulbar Harmonisasi Tiga Ranperda Mamuju Cegah Tumpang Tindih Aturan
• 21 jam lalu
0
thumb
Parade Surabaya Juang 2026 Angkat Kisah Soegiarto, Pemain Persebaya yang Gugur Melawan Sekutu
• 12 jam lalu
0
thumb
Perketat Pengawasan Beras SPHP, Bulog Jatim Bentuk Satgasus Cegah Penyimpangan
• 5 jam lalu
0
thumb
KPK Ungkap Dugaan Korupsi Cukai Djarum, Potensi Kerugian Negara Capai Triliunan Rupiah
• 16 jam lalu
0
thumb
Arab Saudi Cegat Drone di Dekat Mekkah, Houthi Bantah Targetkan Kota Suci
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.