FINLANDIA - Pemerintah Finlandia memerintahkan penghentian sementara pekerjaan di dua lokasi proyek pusat data milik Google. Langkah tersebut diambil setelah muncul dugaan pembukaan lahan hutan tanpa melalui penilaian dampak lingkungan (AMDAL) yang diwajibkan.
Dilansir dari Al Jazeera, Jumat (30/10/2026). Otoritas pemerintah Finlandia melalui Badan Pengawas Finlandia (LVV) meminta Tuike Finland, perusahaan yang mewakili Google, segera menghentikan seluruh kegiatan persiapan yang berpotensi mengubah kondisi lingkungan secara signifikan di lokasi proyek Muhos dan Kajaani.
Perintah tersebut harus dipatuhi paling lambat 23 Oktober 2026. LVV juga tengah menyelidiki dugaan penebangan ratusan hektare hutan di kedua wilayah tersebut tanpa didahului penilaian dampak lingkungan.
Kepala Departemen Lingkungan LVV, Tommi Muilu, mengungkapkan, bahwa sejumlah pekerjaan telah dilakukan di lokasi proyek. Di antaranya penebangan pohon, pengangkatan lapisan tanah atas, pembangunan jalan dan area penyimpanan, hingga perubahan sejumlah parit.
LVV memberikan tenggat hingga 14 Oktober kepada Tuike Finland untuk menyampaikan penjelasan dan rincian rencana kelanjutan proyek. Perusahaan itu juga diingatkan dapat menghadapi proses penegakan hukum apabila tidak mematuhi ketentuan yang ditetapkan.





Komentar (0)