CKG hingga Penanganan TBC, Upaya Pemerintah Membangun SDM Unggul Indonesia

liputan6.com
6 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kualitas kesehatan masyarakat menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pemerintah menjalankan sejumlah program untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat.

Tiga di antaranya adalah Cek Kesehatan Gratis (CKG), revitalisasi rumah sakit umum daerah (RSUD), dan percepatan penanggulangan tuberkulosis (TBC). Berbagai upaya ini diarahkan untuk mendorong deteksi dini penyakit, memperluas akses layanan kesehatan, serta meningkatkan kapasitas fasilitas medis, termasuk di wilayah terpencil.

Advertisement

BACA JUGA: Prabowo Segera Resmikan 1.413 Titik Listrik Desa

“Rakyat tidak boleh menempuh perjalanan jauh hanya untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Negara harus hadir sedekat mungkin dengan tempat rakyat hidup,” ujar Presiden Prabowo dalam pidato kenegaraan di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Program CKG memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan tanpa harus khawatir dengan biaya pemeriksaan. Manfaatnya dirasakan Yaya Suhara, 56 tahun, warga Wanasari, Kabupaten Karawang, yang mengikuti pemeriksaan di Puskesmas Wanakerta.

“Selama ini kan tidak berani cek kesehatan, karena takut bayar. Tapi dengan program ini, jadi lebih leluasa,” kata Yaya.

Ia juga semakin memperhatikan kondisi kesehatannya menjelang keberangkatan ibadah haji. Berdasarkan hasil pemeriksaan saat itu, kondisi kesehatannya dinyatakan baik.

Pengalaman serupa disampaikan Mugiono, 57 tahun, yang menilai CKG dapat mendorong masyarakat memeriksakan kesehatan sebelum mengalami keluhan. Menurutnya, pemeriksaan sejak dini penting agar masyarakat tidak baru mencari layanan medis ketika sudah sakit.

“Jika tidak ada program seperti ini, kita akan lalai. Sehingga tidak menunggu sakit datang dulu baru periksa,” ujar Mugiono.

Mugiono juga mengapresiasi beragam layanan yang tersedia dalam program tersebut, mulai dari pemeriksaan jantung menggunakan elektrokardiogram (EKG), pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan laboratorium, hingga pemeriksaan gigi. Ia menilai penyampaian hasil pemeriksaan yang cepat turut memudahkan peserta mengetahui kondisi kesehatannya.

“Hebatnya hasil langsung diterima,” tuturnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Netanyahu Kesal Bloknya Raih 53 Kursi tetapi yang Berkuasa untuk Pemerintahan Ditentukan Partai-Partai Arab yang Punya 19 Kursi
• 31 menit lalu
0
thumb
Atlet Silat Asal Blora Kejang-Kejang saat Tanding di Porprov Jateng, Ini Penjelasan Dokter
• 1 jam lalu
0
thumb
Sempat Diburu hingga Bali dan Balikpapan, Pembunuh Ibu dan Anak di Madiun Sembunyi di Gubuk Gelap Jombang
• 5 jam lalu
0
thumb
Dari Pangan hingga Lingkungan, Begini Cara Anak Muda Bikin Perubahan Lewat PFmuda
• 22 jam lalu
0
thumb
Bocoran Bahlil: Prabowo Bakal Resmikan Pabrik Baterai EV Ketiga RI
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.