TNI AU Sebar 42 Ton Garam di Langit Sumsel untuk Padamkan Karhutla

republika.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG, – TNI Angkatan Udara (AU) menyebar 42 ton garam di langit Sumatera Selatan untuk menciptakan hujan buatan dalam rangka mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kamis. Operasi modifikasi cuaca (OMC) ini dilakukan menggunakan pesawat angkut milik TNI AU dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Feri Yunaldi menjelaskan, proses penyemaian dilakukan menggunakan pesawat C-130 Hercules dari Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, serta dua pesawat milik BNPB. Proses penyemaian garam bermula dari pesawat yang lepas landas dari Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang.

Pesawat lalu terbang menuju langit di wilayah yang mengalami karhutla. Setelah mencapai posisi yang ditentukan, pesawat mengaktifkan alat khusus untuk menyebarkan garam ke atmosfer. Kandungan garam tersebut akan bereaksi saat menyentuh awan dan menghasilkan hujan buatan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Feri menambahkan, upaya ini sudah dilakukan TNI AU sejak beberapa hari lalu dan terbukti membuahkan hasil. "Dalam beberapa hari terakhir, hujan telah turun di Kota Palembang dan sejumlah daerah lainnya di Sumsel," kata dia.

Ia memastikan operasi OMC akan terus dilakukan guna memastikan seluruh titik api yang membakar hutan di Sumatera Selatan dapat segera padam.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gerakan Lingkungan Lestari Dorong Pengembangan Panas Bumi di Jatim Serap Tenaga Kerja Lokal
• 4 jam lalu
0
thumb
Wall Street Melemah, Saham Teknologi Tertekan Kekhawatiran Prospek AI
• 12 jam lalu
0
thumb
Ruben Onsu Ikhlaskan Apabila Anak-anak Tetap Tinggal dengan Sarwendah, Minola Sebayang: Upaya Paksa Tak Bagus
• 22 jam lalu
0
thumb
Dorong Transformasi Bisnis, Pendapatan Garuda (GIAA) Tumbuh 13,2%
• 18 jam lalu
0
thumb
Terkuak! Polda Sumsel Tetapkan 53 Orang dan 1 Perusahaan sebagai Tersangka Kasus Karhutla |SAPA PAGI
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.