Erick Thohir Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Bobotoh Meninggal di Bogor

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir saat memberikan keterangan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (29/9/2026). (Sumber: ANTARA/Rubby Jovan)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meminta polisi mengusut tuntas kasus meninggalnya seorang bobotoh berusia 16 tahun di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Erick meminta aparat mengungkap kronologi dan motif di balik insiden yang terjadi setelah pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib Bandung di Stadion Pakansari, Minggu (25/10/2026) dalam lanjutan kompetisi BRI Super League itu.

Baca Juga: Persib Sambangi Keluarga Bobotoh yang Meninggal di Bogor Sampaikan Belasungkawa

Menurut Erick, keselamatan suporter harus menjadi prioritas bersama. Ia menegaskan suporter seharusnya dapat kembali ke rumah dengan selamat setelah menyaksikan pertandingan sepak bola.

"Yang namanya suporter itu harus pulang ke rumah dengan selamat. Tentu kami dari Kemenpora dan juga mendukung saya sebagai Ketua PSSI harus ada tanggung jawab bersama," kata Erick, Senin (26/10/2026).

Erick mengatakan dirinya telah menghubungi Kapolres Bogor AKBP Arfan Zulkan Sipayung untuk meminta perkembangan penanganan kasus tersebut.

Ia meminta kepolisian memastikan apakah insiden itu merupakan tindak kriminal atau berkaitan dengan persaingan antarsuporter.

"Saya bilang, 'Pak, tolong tindak lanjuti pasti seperti apa? Apakah ini kriminalis, kriminal murni, atau tentu persaingan ya karena ketidaksukaan antar suporter?' Nanti kita lihat hasil keputusan pihak Polri," ujar Erick.

Erick Bedakan Penanganan Insiden di Dalam dan Luar Stadion

Erick menjelaskan, penanganan kekerasan di luar stadion harus melibatkan kepolisian melalui proses hukum. 

Baca Juga: Klasemen Grup E ACL Two: Persib Bandung Sempurna, Makin Kokoh di Puncak

Sementara itu, insiden yang terjadi di area pertandingan dapat berkaitan dengan tanggung jawab klub dan suporter melalui mekanisme disiplin sepak bola.

Ia menyinggung kemungkinan sanksi pengurangan poin bagi klub apabila terjadi pelanggaran di dalam area pertandingan. Menurut Erick, sanksi tersebut merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dalam menjaga keamanan kompetisi.

"Tetapi kalau di luar lapangan, ya kita harus bekerjasama sekeras mungkin dengan pihak kepolisian," kata Erick.

Berdasarkan laporan Antara yang mengutip keterangan Polres Bogor, seorang bobotoh berusia 16 tahun ditemukan meninggal dunia di Jalan Raya Jakarta-Bogor, wilayah Kecamatan Sukaraja, pada Minggu (25/10/2026) malam.

Dalam perkembangan penanganan perkara, polisi menangkap seorang pria berinisial MIR yang diduga membacok korban menggunakan celurit. 

Menurut keterangan polisi, penangkapan dilakukan di wilayah Kaum Pandak, Karadenan, Kabupaten Bogor, kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Polisi menyebut korban sedang dalam perjalanan pulang bersama rekannya setelah menyaksikan pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib Bandung. Penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyidikan. 

Baca Juga: Pelaku Penyerangan Suporter Persib Bandung hingga Tewas di Bogor Ditangkap Polisi | KOMPAS MALAM

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Erick Thohir
  • PSSI
  • Bobotoh
  • Persib Bandung
  • Polres Bogor
  • suporter sepak bola
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
3 Hari Operasi Patuh Semeru, Polres Malang Tindak 441 Pelanggar Lalin
• 41 menit lalu
0
thumb
Jalan Baru Batutulis Bogor Diuji Coba, Buka Hingga Pukul 19.00 WIB
• 1 jam lalu
0
thumb
Tak Perlu Lagi Keliling Kementerian, Izin Hulu Migas Bakal Cukup di Satu Pintu
• 3 jam lalu
0
thumb
Amran Mau Terbitkan Surat Edaran Usai Bongkar Kasus Beras SPHP Dioplos
• 6 jam lalu
0
thumb
Polusi Udara Tewaskan 5.310 Orang pada September, Karhutla Penyumbang Terbesar
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.