Mangaka "Ashita no Joe", Tetsuya Chiba, Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Maestro mangaka, Tetsuya Chiba, tutup usia di umur 87 tahun karena sindrom mielodisplastik, sejenis kanker yang menyerang sel darah di sumsum tulang. Chiba sempat dirawat di rumah sakit di Tokyo sebelum akhirnya meninggal dunia pada 22 Oktober 2026 lalu.

Kabar ini diungkapkan penerbit Kodansha melalui akun media sosial resminya.

"[Kita kehilangan] seorang maestro mangaka yang selama lebih dari 70 tahun menciptakan cerita-cerita penghargaan seperti 'Ore wa Teppei' dan 'Ashita no Joe: Fighting for Tomorrow' yang berpengaruh secara internasional," tulis Kodansha.

Karena masalah kesehatannya, sejak 25 September 2026 lalu, Chiba menghentikan sementara produksi manga "Hinemosu Notari Nikki". Ini adalah manga esai pendek autobigrafi yang terbit di Big Comic sejak Desember 2015.

Pada Januari 2022 lalu Chiba sempat menjalani operasi jantung untuk memasang stent di arteri koronernya setelah mengeluh tidak enak badan sejak musim panas 2021. Dalam unggahan blognya di Ameba, di tahun 2024 Chiba juga menjalani operasi mata. Chiba juga sempat menjalani perawatan tumor di tenggorokan.

Chiba yang lahir di Tokyo ini sempat menghabiskan masa kecil di bagian utara China. Ia memulai karier manga profesional sejak 1956 saat ia masih berusia 17 tahun.

Salah satu karyanya yang paling terkenal adalah komik tinju "Ashita no Joe" yang terbit sejak 1968 hingga 1973, dan hingga saat ini masih jadi salah satu bagian budaya populer Jepang. Manga tersebut kemudian diadaptasi menjadi anime di tahun 1970 hingga 19981.

Di Desember 2024, komik "Ashita no Joe: Fighting for Tomorrow" terbit dalam bahasa Inggris.

Chiba pernah mendapatkan nominasi di Akademi Seni Jepang tahun 2022 sebagai salah satu dari dua mangaka pertama yang pernah ada bersama Yoshiharu Tsuge. Ia juga sempat menjabat sebagia Ketua Asosiasi Kartunis Jepang.

Chiba dianugerahi penghargaan bergengsi Order of Culture pada tahun 2024, dan merupakan pencipta manga pertama yang menerima penghargaan tersebut. Penghargaan ini diberikan kepada mereka yang "telah memberikan kontribusi luar biasa dalam mengembangkan" budaya Jepang.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Driver Taksi Online Meninggal dalam Mobil di Dekat Stasiun MRT Lebak Bulus
• 11 jam lalu
0
thumb
Truk Parkir Liar Ganggu Wisatawan di Titi Banda Bali, Polisi Turun Tangan
• 23 jam lalu
0
thumb
Tersangka Mutilasi Madiun Butuh 3 Hari untuk Hilangkan Jejak Jasad Korban
• 15 jam lalu
0
thumb
2 Tahun Prabowo-Gibran: Swasembada 8 Komoditas Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
• 5 jam lalu
0
thumb
Kepala BGN Tidak Tutup Mata soal Adanya Permasalahan MBG di Era Sebelumnya, Singgung soal Yayasan Calo
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.