Laga Timnas Indonesia vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Ungkap Masalah Keamanan dan Siapkan Keputusan dalam Dua Hari

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pertandingan tandang Timnas Indonesia melawan Yordania pada agenda FIFA Match Day November 2026 terancam batal akibat situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang dinilai masih mengkhawatirkan.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan bahwa pihaknya masih memantau perkembangan keamanan sebelum menentukan kelanjutan pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada 13 November 2026.

Laga tersebut rencananya digelar di Stadion Internasional Amman, Yordania, sebagai bagian dari persiapan skuad Garuda menghadapi Piala Asia 2027 di Arab Saudi pada Januari mendatang.

Erick menegaskan bahwa keselamatan pemain menjadi prioritas utama PSSI dalam mengambil keputusan terkait pertandingan internasional tersebut.

Erick Thohir Soroti Situasi Keamanan Timur Tengah

Erick Thohir menyampaikan kekhawatirannya terhadap perkembangan situasi keamanan di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi agenda pertandingan Timnas Indonesia.

"Memang situasi di Timur Tengah ini menjadi hal-hal yang mengkhawatirkan. Kemarin Yordania saja baru menyerang Suriah setelah penyerangan di sebuah rumah ibadah. Ya ini cukup prihatin kita," kata Erick di Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Erick setelah menghadiri acara pemutaran perdana film dokumenter Timnas Indonesia berjudul The Longest Wait.

Menurut Erick, PSSI belum mengambil keputusan final mengenai pembatalan pertandingan karena masih menunggu perkembangan situasi keamanan di kawasan tersebut.

"Kami masih menunggu security issue dari polemik yang terjadi di sana. Apalagi kita lihat kan beberapa negara juga dalam situasi yang tidak pasti di Timur Tengah. Safety pemain kita harus prioritaskan," kata dia.

PSSI juga mempertimbangkan berbagai aspek keamanan sebelum memberangkatkan para pemain dan ofisial Timnas Indonesia menuju Yordania.

PSSI Belum Temukan Lawan Pengganti Yordania

Di tengah ketidakpastian pertandingan melawan Yordania, PSSI mulai mempertimbangkan kemungkinan perubahan agenda pertandingan internasional pada November mendatang.

Namun, Erick mengakui bahwa federasi hingga kini belum menemukan calon lawan alternatif apabila pertandingan menghadapi Yordania benar-benar dibatalkan.

PSSI menargetkan keputusan mengenai kelanjutan pertandingan tersebut dapat ditentukan dalam satu hingga dua hari setelah mempertimbangkan perkembangan situasi keamanan.

"Ini yang mungkin ya 1-2 hari ke depan kita harus ambil keputusan seperti apa. Yang pasti, tentu kita harus bekerja sama antara pemerintah, memastikan keselamatan pemain tentu," ucap Erick.

Koordinasi dengan pemerintah menjadi salah satu langkah yang akan dilakukan PSSI untuk memastikan keamanan seluruh anggota skuad Garuda.

Keputusan tersebut juga akan memengaruhi agenda persiapan Timnas Indonesia yang tengah mematangkan kekuatan menjelang Piala Asia 2027.

Timnas Indonesia Tetap Akan Bermain di Luar Negeri

Meski pertandingan melawan Yordania terancam batal, Erick memastikan Timnas Indonesia tidak akan mengalihkan agenda pertandingan November menjadi laga kandang.

Skuad Garuda yang ditangani pelatih John Herdman tetap direncanakan menjalani pertandingan tandang di luar negeri.

Salah satu alasan PSSI tidak memilih pertandingan kandang adalah kondisi Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, yang tengah menjalani perawatan serta memiliki sejumlah agenda besar di luar sepak bola.

"Saya rasa situasi main di kandang tidak mungkin saat ini. Stadion GBK sendiri sedang dalam perawatan yang masif dan ada beberapa event besar yang tentu kita harus saling mendukung," kata Erick yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga itu.

Selain persoalan stadion, PSSI menilai pertandingan di luar negeri menjadi bagian penting dalam membangun mental dan karakter para pemain Timnas Indonesia.

Bermain di hadapan pendukung lawan diharapkan dapat memberikan pengalaman kompetitif bagi skuad Garuda sebelum menghadapi turnamen internasional.

"Dan memang sudah ada komitmen bahwa tim nasional untuk bermain di luar negeri pada bulan November. Tetapi ini bagian juga pembentukan karakter ketika kita bermain di luar," kata dia.

Dengan demikian, agenda pertandingan internasional Timnas Indonesia pada November masih menunggu keputusan resmi PSSI terkait keamanan lokasi pertandingan dan kemungkinan penentuan lawan pengganti.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bengkel Pesawat RI Diakui Eropa, FL Technics Indonesia Siap Layani Maskapai Uni Eropa
• 11 jam lalu
0
thumb
Awas Kena Sanksi! Ini 3 Tingkat Pelanggaran TKA SMA/SMK 2026
• 14 jam lalu
0
thumb
Soal Insentif Mobil Hybrid, Ini Bocorannya
• 11 jam lalu
0
thumb
Massa Desak Gibran Mundur Datangi Rumah Jokowi di Solo, Titip 2 Surat Lewat Paspampres
• 17 jam lalu
0
thumb
Manchester City ke Perempat Final Carabao Cup: Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti, Rulli Jadi Pahlawan
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.