Sukses Sebagai Super Sub, Ternyata Ini Rahasia Penampilan Keren Egy Maulana Vikri di FIFA ASEAN Cup

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Setelah penampilannya mengesankan di FIFA ASEAN Cup 2026 pada awal bulan ketika ia memainkan peran krusial sebagai pemain pengganti dalam kemenangan atas Bangladesh dan Thailand, Pemain Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri mengungkapkan rahasianya. "Ya percaya aja sama diri sendiri dan ya apa pun yang terjadi, jangan menyerah dan ya pekerjaan apapun yang dilakukan, apapun itu, ya selalu berikan yang terbaik, just give your best," kata Egy di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu.

Egy hanya tampil dalam dua laga itu di FIFA ASEAN Cup, dengan total menit bermain cuma 36 menit. Pada laga melawan Bangaldesh, Egy yang masuk pada menit ke-73, mengirimkan umpan lambung akurat ke ruang kosong kepada Ole Romeny yang berujung pada gol Mitchell Baker. Dengan gol pada menit-menit akhir ini memastikan langkah Indonesia ke final setelah menang dengan skor 9-2.

Baca Juga :
Dalam Sehari, 2 Kali John Herdman Diterpa Kabar Buruk, Timnas Indonesia Terancam Pincang di Piala Asia 2027?
Ole Romeny Umumkan Cedera Lebih Parah, Timnas Indonesia Terancam Kehilangan Andalan

Saat melawan Thailand Egy juga jadi faktor pembeda. Pada menit ke-101, pada momen ketenangannya menahan bola dan memberikan operan ke Rizky Ridho berujung pada gol penyeimbang melawan Thailand dengan skor 2-2 yang dicetak Elkan Baggott pada menit ke-116. Kita ketahui, gol ini lah yang memaksa laga berlanjut ke babak adu penalti yang pada akhirnya mengantarkan Indonesia menjadi juara.

"Semuanya, semuanya layak mendapat pujian kita satu tim, bahkan suporter pun layak mendapat pujian. Jadi ya, semuanya itu untuk kita semua yang memenangkan ini dan semuanya patut untuk merayakan," kata dia.

Lebih lanjut, Egy mengaku bersyukur akhirnya dapat membawa Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup. Gelar ini merupakan gelar senior pertama Indonesia dalam 35 tahun, sebuah pencapaian spesial yang sudah ia impikan dari kecil. Ini menjadi prestasi terbaiknya bersama tim nasional di semua level kelompok umur.

Sebelumnya, prestasi terbaiknya adalah mengantarkan Garuda Muda mendapatkan medali perunggu di SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam

"Saya rasa semua memberikan yang terbaik dan alhamdulillah itu jadi gelar pertama Indonesia di, saya enggak tahu sudah berapa tahun, mungkin 30-an tahun dan itu sesuatu yang saya impikan dari kecil bisa juara bersama Indonesia di kelompok senior," tutur dia.

Baca Juga :
Bangladesh Gandeng Operator Pelabuhan Global, Strategi China Kuasai Jalur Laut Terhambat?
Nasib 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia: Emil Audero Dipuji, Justin Hubner Tampil Gahar, Ole Romeny Merumput di Eropa
Ada Apa dengan Elkan Baggott? Media Asia Heran Pahlawan Timnas Indonesia Cuma Jadi Cadangan di Millwall

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil Perdana di Tier C
• 23 jam lalu
0
thumb
Ditjen Imigrasi Luncurkan Beranda Imigrasi di 254 Titik, Satukan 7 Jenis Layanan
• 11 jam lalu
0
thumb
Rekap Hasil Hylo Open 2026: Leo/Daniel Mendadak Mundur, 4 Wakil Indonesia Lolos ke 16 Besar
• 23 jam lalu
0
thumb
BNPPDT Petakan Masalah Perbatasan, Air Bersih jadi Prioritas
• 10 jam lalu
0
thumb
Leo/Daniel Resmi Mundur dari Hylo Open 2026, Pelatih Ganda Putra Indonesia Ungkap Alasannya
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.