Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, membuka opsi untuk Timnas Indonesia melakukan laga tandang atau away ke negara lain di FIFA Matchday November 2026. Hal ini dikarenakan situasi Timur Tengah yang dinilai belum stabil.

Timnas Indonesia dijadwalkan akan melakoni FIFA Matchday yang nantinya bergulir mulai 9 hingga 17 November mendatang. Tak seperti biasanya, skuad Garuda kini memutuskan untuk melakoni away dalam dua laga di agenda tersebut.

Yordania menjadi salah satu tim yang dipastikan akan menjadi calon lawan skuad asuhan John Herdman. Kepastian tersebut didapatkan melalui unggahan akun Instagram resmi Federasi Sepak Bola Yordania.

Sedangkan satu lawan terakhir, Kuwait menjadi tim yang dirumorkan dihadapi Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday November. Namun, hingga kini belum ada kepastian maupun pengumuman resmi dari PSSI.

Timnas Indonesia, Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Sumber :
  • PSSI

Rangkaian dua laga uji coba tersebut dilakukan dalam rangka persiapan menuju Piala Asia 2027. Hal ini dikarenakan ajang sepak bola kawasan Asia tersebut akan berlangsung di Arab Saudi.

Oleh sebab itu, Timnas Indonesia yang kerap memilih bertindak sebagai tuan rumah di FIFA Matchday, kini PSSI mengambil keputusan berbeda guna skuad Garuda bisa beradaptasi dengan cuaca Timur Tengah.

Meski demikian, di tengah masa persiapan itu, situasi di kawasan venue Piala Asia 2027 dikabarkan masih belum stabil setelah adanya sejumlah serangan yang terjadi di Timur Tengah. Hal ini membuat kekhawatiran muncul terkait situasi keamanan skuad Garuda.

Saat disinggung hal tersebut, Erick Thohir menyebut bahwa PSSI akan mengambil keputusan terkait kepastian Timnas Indonesia akan melakukan away ke Timur Tengah.

"Memang situasi di Timur Tengah ini menjadi hal-hal yang mengkhawatirkan. Kemarin Jordania saja baru menyerang Syria setelah penyerangan tentu di sebuah rumah ibadah, ya ini cukup prihatin kita," ujar Erick di Grand Indonesia, Jakarta pada Rabu (28/10/2026).

"Padahal kita punya dua lawan tanding di Timur Tengah yang memang kita harapkan menjadi bagian persiapan untuk Piala Asia kemarin, ini yang mungkin ya 1-2 hari ke depan kita harus ambil keputusan seperti apa. Yang pasti, tentu kita harus bekerja sama antara pemerintah, memastikan keselamatan pemain tentu," tambahnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Arsip Foto ”Kompas”: Jalan Terjal Merawat Sumpah Pemuda
• 20 jam lalu
0
thumb
Perguruan Tinggi Berinovasi Mengelola Sampah Organik hingga Limbah Elektronik
• 17 jam lalu
0
thumb
Menlu Singapura Temui Presiden Prabowo di Hambalang
• 10 jam lalu
0
thumb
Truk Mogok di Depan Buperta, Lalin Padat hingga Exit Tol Cibubur
• 10 jam lalu
0
thumb
Dolar AS Nyaris Tembus Rp18.200, BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Makin Tertekan
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.