Jakarta, VIVA – Annie Areeya akhirnya memberikan klarifikasi setelah namanya ramai dikaitkan dengan dugaan kehamilan yang menyeret influencer Malaysia, Aisar Khaled. Melalui pernyataan di media sosial, Annie menyebut persoalan tersebut terjadi beberapa bulan lalu dan mengaku sudah menyelesaikannya.
Pernyataan itu muncul setelah tangkapan layar percakapan yang diduga melibatkan Annie dan Aisar beredar di media sosial. Sejumlah pesan dalam tangkapan layar tersebut dikaitkan dengan kabar kehamilan hingga dugaan pembicaraan mengenai tindakan medis untuk menggugurkan kandungan.
Dalam unggahannya, Annie tidak membeberkan detail kejadian secara menyeluruh. Ia justru menegaskan ingin meninggalkan persoalan tersebut dan melanjutkan kehidupannya tanpa terus terseret perbincangan publik. Berikut sejumlah poin penting dari klarifikasi Annie Areeya yang diunggah melalui akun Instagram @annieareeyaa.
Annie mengatakan dirinya menerima banyak pesan dari orang-orang yang menanyakan persoalan tersebut. Namun, ia mengaku tidak memahami bahasa Indonesia dengan baik sehingga tidak sepenuhnya mengetahui pembicaraan yang berkembang.
"Halo, saya menerima banyak pesan dari orang-orang mengenai situasi ini. Saya tidak mengerti bahasa Indonesia atau tahu banyak tentang apa yang sedang dibicarakan saat ini, jadi sejujurnya saya tidak terlalu memperhatikannya," ujar Annie dikutip dari Instagramnya @annieareeyaa, Kamis (29/10/26).
2. Persoalan Disebut Terjadi Beberapa Bulan LaluAnnie menegaskan bahwa kejadian yang menjadi perbincangan bukanlah peristiwa baru. Menurut pengakuannya, masalah tersebut telah berlangsung beberapa bulan sebelumnya dan sudah ia tangani.
Ia juga mengakui memiliki kesalahan dalam kejadian itu. Annie mengatakan tidak ingin mengalami tekanan berulang, terutama berkaitan dengan permintaan untuk pergi ke rumah sakit pada saat itu.
"Ini terjadi beberapa bulan lalu dan ya, saya sudah menyelesaikan semuanya. Saya minta maaf harus mengatakan ini, tetapi saya tidak pernah ingin terus-menerus ditekan setiap hari untuk pergi ke rumah sakit saat itu. Saya mengakui bahwa saya juga bersalah dan bertanggung jawab atas bagian saya dalam kejadian tersebut," ungkapnya.
3. Mengaku Menyimpan Dokumen dan BuktiDalam klarifikasinya, Annie juga menanggapi permintaan warganet yang ingin mengetahui bukti terkait kejadian tersebut. Ia mengaku memiliki dokumen yang relevan dan menyebut pihak lain yang terlibat telah melihatnya.






Komentar (0)