Ribuan Warga Padati Lapangan Kejayan, Puncak Hari Santri Pasuruan Dihadiri Gus Iqdam

beritajatim.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pasuruan (beritajatim.com) – Peringatan Puncak Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Pasuruan berlangsung penuh khidmat dan meriah. Ribuan jemaah dari berbagai wilayah tumpah ruah memadati Lapangan Kejayan untuk menghadiri gelaran Pengajian Akbar dan Doa Bersama tersebut.

Daya tarik utama dalam perhelatan ini adalah kehadiran dai populer asal Blitar, KH. Muhammad Iqdam Kholid atau yang akrab disapa Gus Iqdam. Jemaah yang memadati lokasi tampak antusias mendengarkan ceramah ulama kelahiran 1994 tersebut yang dikenal dengan gaya penyampaian khas serta menyejukkan.

“Di sini kita berkumpul semua, jadi satu mendengarkan ceramah agama dan bersholawat. Inilah indahnya kebersamaan dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan persatuan di tengah masyarakat,” kata Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo.

Mas Rusdi hadir secara langsung di lokasi acara bersama keluarga dan jajaran pejabat penting Kabupaten Pasuruan. Tampak mendampingi di antaranya Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori beserta keluarga, Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah, hingga Sekda Yudha Triwidya Sasongko.

Para jemaah mengaku rela datang dari area pemukiman yang cukup jauh demi melihat dan mendengarkan ceramah secara langsung di lokasi. Perpaduan nuansa spiritual dan kebersamaan warga Pasuruan tercipta hangat sepanjang jalannya rangkaian acara HSN 2026 tersebut.

“Saya mau ke sini demi bisa nyawang Gus Iqdam dari dekat. Masya Allah senang sekali saya bisa melihat dari jarak 3 meter,” ungkap salah satu jemaah asal Kecamatan Wonorejo, Solihatin.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Magrib berjemaah di area lapangan sebelum pembukaan acara secara resmi. Pengunjung disuguhi pertunjukan kesenian lokal Karya Budaya Syi’iran Bluk-Gebluk yang dibawakan oleh Tim Roudhotul Hamdi dari Kecamatan Rembang.

Acara dilanjutkan dengan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta pembacaan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Nabhan Abrisam asal Kecamatan Rejoso. Suasana spiritual semakin terasa syahdu tatkala lantunan selawat dilantunkan secara bersama-sama oleh Tim Sabilu Taubah sebelum memasuki sesi tausiah utama.

“Ilmu yang diperoleh hendaknya diamalkan agar membawa manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Mari jadikan peringatan Hari Santri sebagai momentum untuk terus belajar sepanjang hayat, memperkuat keimanan, serta memperbaiki akhlak,” kata KH. Muhammad Iqdam Kholid (Gus Iqdam).

Dalam muatan tausiahnya, Gus Iqdam berpesan agar masyarakat tidak terjebak pada kejaran harta, posisi jabatan, maupun kesenangan duniawi semata. Jemaah diajak untuk senantiasa memperbanyak bekal kehidupan akhirat melalui amal saleh dan penghormatan kepada orang tua serta para guru.

Pesan keagamaan tersebut disampaikan dengan celetukan khas yang interaktif sehingga mudah diterima oleh seluruh kalangan masyarakat yang hadir. Gelaran puncak HSN 2026 di Kabupaten Pasuruan pun ditutup dengan pembacaan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan daerah.

“Karena duniawi itu sifatnya sementara dan cepat habis. Tapi kalau tidak ingin habis, mari kita perbanyak bersedekah, beribadah kepada Allah SWT, serta selalu menghormati orang tua dan guru,” pesan Gus Iqdam. (ada/aje)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Meutya Hafid Ungkap Risiko Kabel Laut Singapura, 80 Persen Konektivitas Bisa Terdampak
• 11 jam lalu
0
thumb
Anggota DPR Minta Kemenperin Permudah Sertifikasi Halal bagi UMKM
• 6 jam lalu
0
thumb
KPK Dalami Dugaan Kickback Proyek BNPB ke Oknum Internal
• 3 jam lalu
0
thumb
Kesehatan Mental Berpengaruh ke Produktivitas Karyawan, Ini yang Perlu Diperhatikan di Lingkungan Kerja
• 7 jam lalu
0
thumb
Kapolri Suyudi Ario Seto Jamin Pengamanan Demo Hari Ini Lebih Humanis
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.