IN2MOTIONFEST X JMFW 2026 Perkuat Modest Fashion Indonesia ke Pasar Global

katadata.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Industri modest fashion Indonesia terus didorong untuk memperluas pasar internasional melalui penguatan ekosistem usaha dari hulu hingga hilir.

Upaya ini dilakukan melalui Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) X Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 yang digelar pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.

Mengusung tema “Indonesia’s Integrated Modest Fashion Ecosystem: Transforming Modest Fashion Brands into Global Business”, acara ini mempertemukan desainer, pelaku usaha, pemerintah, dan mitra bisnis untuk memperkuat daya saing produk modest fashion nasional sekaligus mendorong Indonesia menjadi pusat pengadaan modest fashion global atau global modest fashion sourcing hub.

Perkuat Ekosistem dari Hulu ke Hilir

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Aida S. Budiman mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar untuk mempertahankan posisinya di industri modest fashion global.

Berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy 2025/2026, Indonesia menempati peringkat pertama dunia dalam sektor tersebut.

Pengeluaran konsumen muslim global mencapai US$2,34 triliun, dengan sekitar 20% dialokasikan untuk modest fashion. Nilai pasar modest fashion diperkirakan mencapai US$444 miliar pada 2029.

“Indonesia harus tetap menjadi pemain utama dan penentu tren modest fashion dunia. Tetapi, bagaimana kita dapat mewujudkan ini? Dengan membangun ekosistem modest fashion yang terintegrasi,” ujar Aida.

Bank Indonesia mendukung pengembangan industri dari sisi hulu melalui pembinaan perajin wastra dan pelaku usaha modest fashion, salah satunya lewat platform IKRA Indonesia. Dukungan juga mencakup peningkatan kualitas produk, edukasi tren, dan perluasan akses pasar.

Sementara itu, Kementerian Perdagangan memanfaatkan jaringan perwakilan perdagangan di luar negeri, termasuk Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) dan Atase Perdagangan, untuk mempromosikan produk nasional, memfasilitasi business matching, serta membuka peluang ekspor.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, kemitraan dengan jaringan ritel modern dan penjajakan bisnis ekspor menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing produk modest fashion Indonesia.

Dorong Tren dan Wisata Belanja

Penguatan industri juga dilakukan melalui pengembangan tren, perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI), dan pemanfaatan teknologi digital.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai IN2MOTIONFEST X JMFW menjadi wadah untuk menghubungkan karya kreatif nasional dengan industri dan pasar global.

“Bagi Kementerian Ekonomi Kreatif, penting untuk memperkuat industri kreatif, khususnya subsektor fesyen, melalui perluasan akses pasar, jejaring bisnis, serta pemanfaatan teknologi digital secara bertanggung jawab,” ujarnya.

Menurut Teuku Riefky, pengembangan industri juga perlu disertai upaya melindungi karya desainer melalui hak kekayaan intelektual (HKI), sehingga inovasi dan kreativitas pelaku fesyen dapat memberikan nilai tambah secara berkelanjutan.

Dari sisi pariwisata, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana berharap perhelatan ini dapat meningkatkan eksposur jenama lokal sekaligus mendorong wisata belanja melalui kekayaan wastra Indonesia, mulai dari batik hingga tenun.

“Melalui peragaan busana, pameran, trade show, dan business matching wastra, kami berharap acara ini meningkatkan eksposur jenama lokal, menghasilkan kemitraan dan transaksi bisnis, serta menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung dan berbelanja di Jakarta,” ujar Widiyanti.

Hadirkan 200 Desainer

Sebagai bagian dari Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026, IN2MOTIONFEST X JMFW menghadirkan 20 peragaan busana, melibatkan 200 desainer nasional dan internasional, serta menampilkan 1.600 karya. Rangkaian kegiatan juga mencakup seminar proyeksi tren modest fashion 2027/2028, masterclass, lokakarya, forum industri, dan business matching wastra yang mencatat 112 kesepakatan bisnis.

Kepala Departemen Regional Bank Indonesia Rudy Brando Hutabarat menyampaikan, hingga 17 Oktober 2026, jumlah pengunjung ISEF mencapai 93.252 orang, tumbuh sekitar 4% dibandingkan tahun sebelumnya.

Transaksi penjualan tercatat Rp13,85 miliar atau meningkat 44,09%, sedangkan nilai business matching mencapai Rp3,16 triliun.

“Ke depan, kolaborasi yang telah dilakukan dengan stakeholder, termasuk kementerian, lembaga, dan para penggiat wastra dan modest fashion perlu terus ditingkatkan untuk melahirkan inovasi dan kreasi terbarukan, kemudian konsisten melakukan improvement secara berkelanjutan,” tuturnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Investasi BEI Melonjak 161,82% pada 2027, Tembus Rp670 Miliar
• 9 jam lalu
0
thumb
Pemkot Siapkan Rp800 Miliar untuk Atasi Banjir di Bandung Timur
• 9 jam lalu
0
thumb
Jatim Perkuat Pemberdayaan Ekonomi untuk Memutus Rantai Kemiskinan Antargenerasi
• 11 jam lalu
0
thumb
Isak Tangis Pecah! Keluarga Desak Pelaku Mutilasi Istri dan Anak Dihukum Mati
• 21 jam lalu
0
thumb
Demutualisasi BEI Buka Peluang Tambah Direksi Baru, Bakal Diumumkan Hari Ini
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.