Pria Keturunan Padang Jadi Wali Kota di Kanada, Tumbangkan Petahana

cnbcindonesia.com
10 jam lalu
Cover Berita
Foto: Profil Alvin Tedjo. (Wikipedia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Alvin Tedjo, pria keturunan Indonesia, berhasil menciptakan kejutan dengan memenangkan pemilihan Wali Kota Mississauga pada Senin (26/10/2026). Mantan anggota dewan periode pertama dan staf politik provinsi ini sukses meraih kemenangan setelah mengalahkan dua raksasa politik Mississauga, yakni mantan wali kota Bonnie Crombie dan petahana Carolyn Parrish.

Mengutip Toronto Times, Rabu (28/10/2026), orang tua Tedjo, yang berasal dari Padang, menetap di Mississauga saat ia baru berusia empat tahun. Ia tumbuh besar di pusat kota, tepatnya di sebuah rumah dengan pemandangan yang langsung menghadap ke Balai Kota yang kini akan dipimpinnya.

"Saya melihat banyak tantangan dan kesulitan yang datang dari pengalaman imigran itu," ungkapnya dalam sebuah siniar pada tahun 2025 lalu.


Pilihan Redaksi
  • Breaking! Hasil Hitung Cepat Pemilu Israel, Begini Nasib Netanyahu
  • Inggris di Ambang Perang, Pemerintah Minta Warga Stok Makanan dan Air
  • Pemimpin Oposisi Israel Gadi Eisenkot: Karier Politik Netanyahu Habis

"Jika Anda melihat sesuatu yang salah, lakukan sesuatu untuk mengatasinya."

Sejak bangku SMA, Tedjo sudah aktif sebagai presiden dewan siswa dan bertugas di komite penasihat pemuda wali kota. Saat memenangkan penghargaan Young Citizen of the Year pada pertengahan 1990-an, ia bertemu dengan Wali Kota kala itu, Hazel McCallion.

"Masuklah ke dunia politik, anak muda," tutur Tedjo menirukan pesan McCallion kepadanya.

Sebelum meraih kursi wali kota, Tedjo pernah mencalonkan diri untuk badan legislatif provinsi di Oakville North, Burlington, pada 2018 dan berakhir di posisi ketiga. Setahun kemudian, ia bertarung dalam pemilihan pemimpin Partai Liberal Ontario dengan raihan 2,7% suara. Saat itu, ia berkampanye demi anak-anaknya dan semua orang di provinsi yang khawatir akan masa depan.

Saat diwawancarai oleh The Star kala itu, ia menjelaskan alasannya maju.

"Kita menghadapi jumlah perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam hal iklim kita, dalam hal ekonomi kita, dan dalam hal sistem pendidikan kita," paparnya.

Ia juga mengkritik pemerintah yang dinilainya abai.

"Dan ada konsekuensi nyata yang bisa kita lihat setiap minggu bahwa pemerintah ini sama sekali tidak siap."

Tedjo juga sempat mencalonkan diri sebagai wali kota Mississauga pada tahun 2024, namun finis di urutan kedua tepat di belakang Parrish.

Di luar ranah elektoral, Tedjo memiliki rekam jejak profesional sebagai penasihat dan staf politik di Kementerian Perguruan Tinggi dan Universitas Ontario. Ia menghabiskan empat tahun di bidang hubungan pemerintah di Sheridan College serta memimpin strategi dan komunikasi di Toronto Metropolitan University.

Ia kemudian menjadi anggota dewan Mississauga pada tahun 2022. Kinerja Tedjo sebagai anggota dewan sebenarnya diakui sangat baik oleh Parrish maupun Crombie, namun kedua pesaingnya itu sempat menyebut bahwa Tedjo belum memiliki pengalaman yang dibutuhkan untuk memimpin sebuah kota.

 


(luc/luc)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Pangkalan Militer Kanada Kebakaran, 7 Orang Jadi Korban

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Viral Kamera Tersembunyi di Ruang Ganti Pakaian RSUD Zainoel Abidin Aceh, Disimpan di Box Pengharum Ruangan
• 8 jam lalu
0
thumb
BNPB: Kebakaran di Kuburan Batu Toraja Utara Sudah Padam
• 2 jam lalu
0
thumb
Rupiah Dibuka Melemah ke Level Rp18.171 per USD, Dipicu Sentimen Global
• 14 jam lalu
0
thumb
Rustian Dicecar KPK Soal Peran Para Tersangka Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB
• 7 jam lalu
0
thumb
KPK Cecar Sestama BNPB soal Status Pegawai Adik Eks Kepala BNPB
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.