Buka Ruang Aspirasi, Kepala Bakom Ajak Peserta Aksi 28 Oktober Tetap Damai dan Tertib

rctiplus.com
13 jam lalu
Cover Berita
Buka Ruang Aspirasi, Kepala Bakom Ajak Peserta Aksi 28 Oktober Tetap Damai dan TertibNasional | sindonews | Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:04Dengarkan Berita

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan menegaskan pemerintah menghormati hak setiap warga negara, termasuk mahasiswa, untuk menyampaikan pendapat di muka umum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Syahganda mengajak mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi di muka umum pada Rabu (28/10/2026), untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan suasana damai.

"Pemerintah mengimbau seluruh mahasiswa dan elemen masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi pada aksi tanggal 28 Oktober 2026 agar melaksanakan kegiatan tersebut dengan tertib, aman, dan damai," ujar Syahganda, melalui keterangannya, Rabu (28/10/2026).

Menurut Syahganda, penyampaian aspirasi merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi. Karena itu, ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat perlu dijaga bersama agar berlangsung secara konstruktif dan memberikan manfaat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga: Ada Demo Mahasiswa, Pengendara Diimbau Hindari 4 Lokasi Ini

Baca Juga:Pendidikan Perdamaian untuk ASEAN: Refleksi Filipina 2026

Meski demikian, Syahganda mengingatkan agar seluruh peserta aksi tetap mengedepankan tanggung jawab, tidak mudah terprovokasi, serta menghindari tindakan anarkis yang dapat merugikan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga fasilitas publik agar aktivitas dan kepentingan masyarakat luas tidak terganggu. "Pemerintah akan terus terbuka terhadap masukan masyarakat dan interaksi ini merupakan ruang positif yang perlu dijaga bersama," katanya.

Syahganda menilai, perbedaan pandangan dan kritik merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Oleh sebab itu, aspirasi yang disampaikan secara damai dan bertanggung jawab diharapkan dapat menjadi bagian dari komunikasi yang sehat antara masyarakat dan pemerintah.

"Penyampaian aspirasi sebaiknya tetap mengedepankan cara-cara damai, musyawarah, dan dialog, bukan provokasi atau kekerasan," tegasnya.

Selain mengajak masyarakat menjaga ketertiban, Syahganda juga meminta seluruh pihak, termasuk aparat keamanan, untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis selama berlangsungnya aksi. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat.

Baca Juga:Ombudsman Absen saat Rapat Bahas Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di DPR, Ada Apa?

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama di tengah situasi yang berpotensi memunculkan beragam informasi di ruang publik.

"Terakhir, masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan hoaks atau informasi yang dapat memperkeruh suasana," pungkas Syahganda.

#nasional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Bupati Sorong Selatan Petronela Krenak
• 20 jam lalu
0
thumb
AS Siap Gempur Iran dalam 96 Jam? Trump Beri Sinyal Perang Besar, Israel Siaga Penuh!
• 16 jam lalu
0
thumb
Nomor Urut 6 di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Usung Filosofi Keharmonisan dan Gotong Royong
• 12 jam lalu
0
thumb
Peristiwa 28 Oktober: Hari Sumpah Pemuda
• 19 jam lalu
0
thumb
Kalahkan Puluhan Pesaing, Kayla, Kesya, dan Talitha Naik Podium Juara MEA 2026
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.