Oposisi: Karie Politik Netayahu Sudah Habis, Saatnya Pensiun dari Politik

republika.co.id
15 jam lalu
Cover Berita

TEL AVIV -- Pemimpin oposisi Israel, Gadi Eisenkot, mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk pensiun dari dunia politik.

Ia menyatakan bahwa para pemilih telah menolak kelanjutan kepemimpinan Netanyahu dan memperingatkannya agar tidak menggunakan isu keamanan Israel demi keuntungan politik pribadi.

Baca Juga
  • Tolak Usulan Wakil Ketua KPK, Sahroni Anggap Rampas Aset tak Terdata di LHKPN Bisa Langgar HAM
  • Tiga Negara Arab Ini Pilih Bela Yunani daripada Turki Soal Kesepakatan Maritim dengan Libya
  • Tak Ada Pemenang Mutlak di Exit Poll, Mungkinkah Partai Anti Netanyahu Gandeng Partai Arab?

Saat berbicara kepada para pendukungnya pada Rabu (28/10/2026) dini hari di kantor pusat partainya, Yashar, di Tel Aviv, Eisenkot mengatakan bahwa rakyat Israel telah memilih perubahan.

Ia berjanji akan bekerja sama dengan mitra-mitranya untuk membentuk pemerintahan yang mewakili seluruh lapisan masyarakat.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Adalah sebuah kesalahan jika harus mengadakan pemilihan umum lagi, dan sudah menjadi kewajiban saya untuk melakukan segala upaya demi mewujudkan kehendak rakyat," ujarnya.

Eisenkot mengakui bahwa hasil akhir pemilu belum ditetapkan. Namun ia menegaskan bahwa Netanyahu kini menghadapi "mayoritas Zionis" yang lebih besar dan kuat, yang menentang kelanjutan kekuasaannya.

"Jangan berani-berani menggunakan keamanan Israel untuk kepentingan politik Anda," kata Eisenkot yang menjadi pesaing utama Netanyahu untuk kursi perdana menteri 

Ia juga mengimbau para pimpinan sektor keamanan untuk mengingat bahwa Netanyahu saat ini memimpin pemerintahan transisi (sementara), dan bahwa tanggung jawab mereka adalah melayani publik.

"Ingatlah bahwa Anda hanya melayani kepentingan warga negara Israel," katanya, seraya mendesak mereka untuk tetap teguh menghadapi segala bentuk tekanan, serta menawarkan dukungannya.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemadaman Karhutla di TN Way Kambas Terbantu Hujan yang Mengguyur Lampung
• 9 jam lalu
0
thumb
Mengenang Lima Balapan Paling Ikonik dan Kontroversial di GP Malaysia
• 37 menit lalu
0
thumb
Fenomena Stop The Wedding: Bagaimana Lagu Ashe Menjadi Dukungan untuk Perempuan
• 16 jam lalu
0
thumb
Pihak Sarwendah Bantah Dituding Eksploitasi Anak, Bawa Bukti dari Psikolog
• 3 jam lalu
0
thumb
Bukan Cuma Bea Cukai, KPK Juga Geledah Kantor Djarum di Kudus
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.