Kulon Progo (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis (Satker PPS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan pembangunan prasarana Sekolah Rakyat di daerah itu telah memasuki tahap akhir dan siap mendukung penyelenggaraan kegiatan pembelajaran pada tahun ajaran baru.
"Melalui pembangunan sarana dan prasarana pendidikan yang layak, pemerintah berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mampu mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045," kata Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis DIY Haryo Satriawan di Kulon Progo, Jumat, usai menghadiri Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) Kulon Progo.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional tersebut, lanjutnya, Kementerian PU terus mengawal penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat agar dapat dimanfaatkan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.
Baca juga: Mensos ajak Dinsos DIY-Jateng sukseskan Sekolah Rakyat
Satker PPS DIY telah menyiapkan seluruh fasilitas untuk menyambut 314 peserta didik yang akan mengikuti kegiatan awal tahun ajaran.
"Seluruh bangunan utama beserta fasilitas pendukung telah selesai dibangun, sehingga siap menunjang proses pembelajaran maupun kegiatan adaptasi peserta didik di lingkungan sekolah," katanya.
Selain itu Kementerian PU juga memastikan seluruh prasarana telah memenuhi aspek keamanan, kenyamanan, dan fungsi layanan, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal sejak hari pertama operasional.
Baca juga: Pemda DIY siapkan gedung permanen Sekolah Rakyat di Sleman
"Saat ini aktivitas di lapangan telah memasuki tahap penyelesaian akhir (final cleaning). Pekerjaan yang dilakukan meliputi pembersihan area bangunan, penataan lingkungan, serta penyempurnaan minor untuk memastikan kawasan Sekolah Rakyat berada dalam kondisi bersih, rapi, dan siap digunakan," katanya.
Haryo mengatakan Satker PPS DIY tidak terdapat keterlambatan dalam penyelesaian pekerjaan. Seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai jadwal, sehingga target kesiapan prasarana dapat tercapai tepat waktu.
"Infrastruktur yang berkualitas diharapkan mampu menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Dengan selesainya pembangunan ini, Kementerian PU optimistis Sekolah Rakyat DIY siap dimanfaatkan untuk mendukung proses pendidikan, sekaligus menjadi wujud nyata sinergi pemerintah dalam menghadirkan layanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat," katanya.
Baca juga: Mensos dan Menhub teken MoU, siapkan bus untuk Sekolah Rakyat
"Melalui pembangunan sarana dan prasarana pendidikan yang layak, pemerintah berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mampu mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045," kata Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis DIY Haryo Satriawan di Kulon Progo, Jumat, usai menghadiri Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) Kulon Progo.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional tersebut, lanjutnya, Kementerian PU terus mengawal penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat agar dapat dimanfaatkan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.
Baca juga: Mensos ajak Dinsos DIY-Jateng sukseskan Sekolah Rakyat
Satker PPS DIY telah menyiapkan seluruh fasilitas untuk menyambut 314 peserta didik yang akan mengikuti kegiatan awal tahun ajaran.
"Seluruh bangunan utama beserta fasilitas pendukung telah selesai dibangun, sehingga siap menunjang proses pembelajaran maupun kegiatan adaptasi peserta didik di lingkungan sekolah," katanya.
Selain itu Kementerian PU juga memastikan seluruh prasarana telah memenuhi aspek keamanan, kenyamanan, dan fungsi layanan, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal sejak hari pertama operasional.
Baca juga: Pemda DIY siapkan gedung permanen Sekolah Rakyat di Sleman
"Saat ini aktivitas di lapangan telah memasuki tahap penyelesaian akhir (final cleaning). Pekerjaan yang dilakukan meliputi pembersihan area bangunan, penataan lingkungan, serta penyempurnaan minor untuk memastikan kawasan Sekolah Rakyat berada dalam kondisi bersih, rapi, dan siap digunakan," katanya.
Haryo mengatakan Satker PPS DIY tidak terdapat keterlambatan dalam penyelesaian pekerjaan. Seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai jadwal, sehingga target kesiapan prasarana dapat tercapai tepat waktu.
"Infrastruktur yang berkualitas diharapkan mampu menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Dengan selesainya pembangunan ini, Kementerian PU optimistis Sekolah Rakyat DIY siap dimanfaatkan untuk mendukung proses pendidikan, sekaligus menjadi wujud nyata sinergi pemerintah dalam menghadirkan layanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat," katanya.
Baca juga: Mensos dan Menhub teken MoU, siapkan bus untuk Sekolah Rakyat






Komentar (0)