KIEV, KOMPAS.TV – Ukraina menyerang gudang pasar online terbesar di Rusia, yang bernama Wildberries. Pengecer ini merupakan toko online besar di Rusia, yang setara dengan Amazon di Amerika Serikat.
Gudang-gudang Wildberries diserang secara beruntun sejak 18 Juli lalu. Kini hanya dalam waktu dua minggu, sudah 16 gudang yang diserang oleh Ukraina. Lokasi-lokasi itu tersebar di wilayah Krasnodar dan Stavropol selatan, St. Petersburg, Leningrad, dan Simferopol di Krimea.
“Pada hari Kamis (30/7/2026), sebuah gudang Wildberries terbakar di wilayah Penza di tenggara Moskow, dengan empat orang terluka dan 200 pekerja dievakuasi,” kata Gubernur Oleg Melnichenko seperti dikutip dari The Associated Press.
Wildberries mengatakan pada hari yang sama, gudangnya di Sarapul di wilayah Udmurtia diserang oleh drone tetapi semua pekerja berhasil keluar dengan selamat.
Baca Juga: Rusia Gempur Seluruh Ukraina dari Timur ke Barat, 7 Orang Tewas
Pada hari Jumat (31/7/2026), layanan pers Wildberries mengatakan sebuah fasilitas logistik di Volgograd diserang. Sementara itu Kantor Berita Rusia Astra melaporkan bahwa sebuah gudang Wildberries juga dibakar di Zelenodolsk, dekat Kazan di wilayah Tatarstan.
Serangan Ukraina terhadap gudang-gudang besar Rusia telah menghasilkan gambar-gambar yang mengerikan, dengan pilar-pilar asap besar yang menjulang di atas api yang berkobar di fasilitas Wildberries.
Serangan udara Kiev ini bertujuan untuk melemahkan Rusia, merugikan ekonominya, dan membuat masyarakat merasakan konsekuensi dari invasi besar-besaran Kremlin ke Ukraina.
Drone Kiev pertama kali menyerang lokasi di Elektrostal, tepat di sebelah timur Moskow, dan di wilayah Tambov pada 18 Juli. Serangan kemudian menyusul di fasilitas-fasilitas di seluruh Rusia barat dan selatan, serta Krimea yang dikuasai Rusia. Sebanyak sembilan orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan ini.
Wildberries adalah perusahaan yang diluncurkan pada tahun 2004 oleh Tatyana Kim, seorang guru dan ibu muda pada saat itu, yang awalnya berfokus pada penjualan pakaian.
Penulis : Tussie Ayu Editor : Desy-Afrianti
Sumber : The Associated Press
- wildberries
- pasar online rusia diserang
- ekonomi rusia diserang
- gudang wildberries






Komentar (0)