Pejabat Senior FIFA Mengundurkan Diri Buntut Rencana Infantino Jual Saham Piala Dunia

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Presiden FIFA Gianni Infantino berbicara dalam konferensi pers di stadion di Mexico City, Rabu, 10 Juni 2026, sehari sebelum pertandingan pembukaan Piala Dunia FIFA antara Meksiko dan Afrika Selatan. (Sumber: AP Photo/Eduardo Verdugo, File)

JENEWA, KOMPAS.TV — Dua pejabat senior FIFA mengkritik rencana Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menjual saham Piala Dunia, Jumat (31/7/2026). Satu orang mengundurkan diri sebagai penasihat presiden, dan satu orang pejabat lainnya menyatakan telah tertipu oleh proyek yang direncanakan Infantino.

Carlos Cordeiro, yang mewakili badan sepak bola tersebut di Gugus Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia, mengundurkan diri sebagai protes terhadap rencana Infantino.

“Saya tidak bisa tinggal diam sementara FIFA mempertimbangkan untuk menjual saham di Piala Dunia,” kata Cordeiro, yang merupakan mantan bankir Goldman Sachs, dalam sebuah pernyataan pengunduran dirinya sebagai penasihat Presiden FIFA Gianni Infantino. Ia pun mendesak staf senior FIFA lainnya untuk angkat bicara.

Cordeiro diketahui sering mendampingi Infantino dalam kunjungan kerja untuk bertemu Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Ikuti Jejak UEFA dan AFC, CONCACAF Tolak Proposal FIFA Jual Saham Piala Dunia

“Izinkan saya memperjelas. Saya tidak terlibat dalam proposal ini, dan saya menentangnya tanpa ragu,” kata Cordeiro, yang juga mantan presiden Federasi Sepak Bola AS. Ia menyebut anak perusahaan komersial senilai $20 miliar itu sebagai kesepakatan buruk bagi sepak bola.

“Sepak bola telah menjadi pusat kehidupan saya, dan setelah lebih dari 35 tahun di bidang perbankan, saya memahami nilai aset ini dan konsekuensi dari memberikan sebagian darinya. Itulah mengapa proposal ini harus ditolak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Operasi FIFA, Kevin Lamour, mengatakan bahwa para staf “ditipu” oleh kurangnya keterbukaan Infantino dalam merencanakan skema investor swasta. Ia menyatakan para staf berhak mendapatkan perlakuan yang lebih baik daripada penghinaan dan intimidasi.

“Ini adalah proyek satu orang,” tulis Lamour, seorang kolega lama Infantino di FIFA dan UEFA. 
“Proyek ini tidak hanya tidak boleh dilanjutkan, tetapi sekarang saatnya bagi para pemimpin politik sepak bola untuk mengajukan pertanyaan yang tepat dan membuat keputusan yang tepat,” ujarnya.

Lamour tidak mengundurkan diri dari jabatannya sejak 2024 tetapi mengatakan bahwa ia memiliki kewajiban kepada rekan-rekannya.

Penulis : Tussie Ayu Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : The Associated Press

Tag
  • saham piala dunia
  • infantino
  • protes saham piala dunia
  • pejabat fifa mengundurkan diri
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sempat Diisukan Diculik, Ini Jejak Jesslyn Wijaya dari Mangga Besar hingga Bangkok
• 10 jam lalu
0
thumb
Gubernur Riau Divonis Ringan, KPK Masih Pelajari Pertimbangan Hakim
• 11 jam lalu
0
thumb
Kemenkes Bakal Cek Kesehatan 10.564 Dokter Internship Buntut 6 Meninggal di 2026
• 18 jam lalu
0
thumb
Proyek Pipa Gas Dumai-Sei Mangkei Capai 32%, Bakal Beroperasi Akhir 2027
• 10 jam lalu
0
thumb
Timnas Indonesia Gasak Timor Leste 3-0 di Piala AFF 2026, Mitchell Baker Selebrasi ala Haaland Usai Cetak Gol
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.