JENEWA, KOMPAS.TV — Dua pejabat senior FIFA mengkritik rencana Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menjual saham Piala Dunia, Jumat (31/7/2026). Satu orang mengundurkan diri sebagai penasihat presiden, dan satu orang pejabat lainnya menyatakan telah tertipu oleh proyek yang direncanakan Infantino.
Carlos Cordeiro, yang mewakili badan sepak bola tersebut di Gugus Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia, mengundurkan diri sebagai protes terhadap rencana Infantino.
“Saya tidak bisa tinggal diam sementara FIFA mempertimbangkan untuk menjual saham di Piala Dunia,” kata Cordeiro, yang merupakan mantan bankir Goldman Sachs, dalam sebuah pernyataan pengunduran dirinya sebagai penasihat Presiden FIFA Gianni Infantino. Ia pun mendesak staf senior FIFA lainnya untuk angkat bicara.
Cordeiro diketahui sering mendampingi Infantino dalam kunjungan kerja untuk bertemu Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Ikuti Jejak UEFA dan AFC, CONCACAF Tolak Proposal FIFA Jual Saham Piala Dunia
“Izinkan saya memperjelas. Saya tidak terlibat dalam proposal ini, dan saya menentangnya tanpa ragu,” kata Cordeiro, yang juga mantan presiden Federasi Sepak Bola AS. Ia menyebut anak perusahaan komersial senilai $20 miliar itu sebagai kesepakatan buruk bagi sepak bola.
“Sepak bola telah menjadi pusat kehidupan saya, dan setelah lebih dari 35 tahun di bidang perbankan, saya memahami nilai aset ini dan konsekuensi dari memberikan sebagian darinya. Itulah mengapa proposal ini harus ditolak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Operasi FIFA, Kevin Lamour, mengatakan bahwa para staf “ditipu” oleh kurangnya keterbukaan Infantino dalam merencanakan skema investor swasta. Ia menyatakan para staf berhak mendapatkan perlakuan yang lebih baik daripada penghinaan dan intimidasi.
“Ini adalah proyek satu orang,” tulis Lamour, seorang kolega lama Infantino di FIFA dan UEFA.
“Proyek ini tidak hanya tidak boleh dilanjutkan, tetapi sekarang saatnya bagi para pemimpin politik sepak bola untuk mengajukan pertanyaan yang tepat dan membuat keputusan yang tepat,” ujarnya.
Lamour tidak mengundurkan diri dari jabatannya sejak 2024 tetapi mengatakan bahwa ia memiliki kewajiban kepada rekan-rekannya.
Penulis : Tussie Ayu Editor : Desy-Afrianti
Sumber : The Associated Press
- saham piala dunia
- infantino
- protes saham piala dunia
- pejabat fifa mengundurkan diri






Komentar (0)