Polisi Cek CCTV, Selidiki 4 Orang yang Antar Jasad Sutrimo ke Rumah Sakit

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi tengah mendalami rekaman CCTV yang diperoleh dari rumah sakit dan sekitar lokasi penemuan jasad Sutrimo.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan, salah satu yang diselidiki adalah empat orang yang disebut mengantarkan Sutrimo ke Rumah Sakit Muhammadiyah.

“Terkait tentang CCTV yang beredar kami belum bisa dapat mengonfirmasi karena ini masih ada proses persesuaian antara CCTV yang beredar dengan fakta sebenarnya dari hasil CCTV yang sudah diminta oleh teman-teman penyelidik,” tutur Budi dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (31/7/2026).

Baca juga: Saksi Lihat Sutrimo di Depan Klinik pada Malam Hari Sebelum Ditemukan Tewas

Penyelidikan saat ini berfokus pada wajar tidaknya kematian Sutrimo.

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa lima saksi. Di antaranya sopir ambulans

AZ, pengemudi ambulans di Banyumas, petugas di rumah sakit berinisial M yang membantu memindahkan jasad Sutrimo ke ambulans, MZ dan S sebagai manajer pemilik ambulans, dan seorang rekan Sutrimo bernama MA.

Menurut MA, Sutrimo memang terlihat di depan Mordent Aesthetic Clinic di malam sebelum ditemukan tewas.

Baca juga: Soal Kematian Sutrimo, Kejagung Pilih Tolak Berkomentar

Menurut Budi, tak ada kendala yang dialami penyidik selama sepekan ini.

Hanya saja, penyidik masih memerlukan waktu untuk menyelidiki kematian Sutrimo, sembari menunggu hasil pemeriksaan di Laboratorium Forensik (Labfor) Polri.

“Tidak ada kendala. Proses ini kan tidak instan, tetapi ada tahapan-tahapan. Polri selalu menjaga etika kelembagaan dan Polri selalu mengedepankan nurani di dalam proses penyelidikan dan penyidikan,” kata Budi.

Baca juga: Ungkap Misteri Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Saksi dan Sampel di Lab Forensik

Sebelumnya diberitakan, seorang pria bernama Sutrimo ditemukan tak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).

Korban kemudian dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puring, tetapi dinyatakan telah meninggal saat tiba di rumah sakit.

Belum ada kepastian soal penyebab tewasnya Sutrimo, apakah Sutrimo tewas dibunuh atau tidak.

Polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak, mulai dari keluarga korban, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, hingga pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut.

Baca juga: Kematian Sutrimo Masih Misterius, Apa yang Sedang Diselidiki Polisi?

Selain itu, polisi juga mendalami rekam medis korban, riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal korban ditemukan, serta informasi lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar di grup wartawan dan media sosial, Sutrimo merupakan kepala rumah tangga (karumga) di rumah dinas eks Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Budi menyatakan penyidik masih mendalaminya.

"Masih didalami," ucap dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Lansia di Pangandaran Ditangkap Usai Beli Motor Pakai Uang Mainan
• 12 jam lalu
0
thumb
Prabowo Pastikan Indonesia Tetap Nonblok
• 5 jam lalu
0
thumb
Pendapatan Semester I Melesat 25%, MDIY Ungkap Alasannya
• 14 jam lalu
0
thumb
Ibu di Surabaya yang Anaknya Diduga Telantar usai Dibawa Eks Suami Lapor Polisi
• 2 jam lalu
0
thumb
Jokowi Kembali ke NTT, Sukarelawan Sebut Seperti Menunggu Keluarga Pulang
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.