Terkini, Pangkep – Revalidasi Maros-Pangkep UNESCO Global Geopark memasuki hari keempat. Tim Asesor UNESCO melakukan peninjauan geosite wilayah kepulauan, Jumat (31/7/2026). Fokus asesmen kali ini adalah _community development_ dan potensi pariwisata berkelanjutan.
Pulau Panambungan, salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Pangkep yang dikelola oleh PT. Bosowa Wisata Indonesia, turut menjadi titik peninjauan.
Rangkaian kunjungan di Pulau Panambungan meliputi meninjau kawasan pulau untuk melihat langsung keindahan alam dan upaya konservasi, serta makan siang bersama sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya keramahan lokal.
“Kami sangat bangga Pulau Panambungan menjadi bagian dari Geopark Maros-Pangkep. Sebagai pengelola, kami berkomitmen penuh untuk menjaga kelestarian ekosistem laut dan darat, serta mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis edukasi geopark,” ujar Syahrul Said, Pengelola Pulau Panambungan dari PT. Bosowa Wisata Indonesia.
Dengan hamparan pasir putih, laut jernih, dan terumbu karang yang terjaga, Pulau Panambungan diproyeksikan menjadi gerbang utama wisata bahari berbasis geopark di Kawasan Kepulauan Pangkep.
PT. Bosowa Wisata Indonesia akan terus memperkuat konsep konservasi, edukasi, dan pengalaman wisata berkualitas di Pulau Panambungan, agar selaras dengan nilai-nilai yang diusung UNESCO Global Geopark.





Komentar (0)