Polisi Telusuri Riwayat Percakapan Sutrimo, Penyelidikan Misteri Kematian Masuk Babak Baru

wartaekonomi.co.id
7 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kasus kematian Sutrimo kembali memasuki babak baru. Kali ini, Polda Metro Jaya memastikan akan menelusuri isi ponsel beserta riwayat percakapan korban sebagai bagian dari upaya mengungkap penyebab kematian yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya.

Langkah tersebut dilakukan setelah penyidik mengumpulkan sejumlah barang bukti dan memeriksa beberapa saksi yang diduga mengetahui aktivitas terakhir Sutrimo sebelum ditemukan meninggal dunia di depan Klinik Mordent, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pemeriksaan terhadap ponsel korban menjadi bagian dari proses penyelidikan yang sedang berjalan.

"Ya tentunya (akan memeriksa ponsel). Informasi sekecil apa pun itu pasti akan dilakukan. Tetapi kalau kita berbicara tentang proses penyelidikan substansi materi, itu belum dapat kami sampaikan kepada publik. Karena itu merupakan kerahasiaan dari teman-teman penyelidikan dalam proses ini," ujar Budi kepada wartawan, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, setiap informasi yang ditemukan, termasuk data digital di dalam ponsel korban, akan dianalisis untuk membantu penyidik menyusun rangkaian peristiwa sebelum Sutrimo meninggal dunia.

Meski demikian, kepolisian belum bersedia mengungkap materi penyelidikan lebih jauh karena proses pengumpulan bukti masih berlangsung.

Selain menelusuri isi ponsel korban, penyidik juga telah memeriksa lima orang saksi yang dinilai memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.

Salah satu saksi yang telah dimintai keterangan ialah MA, sosok yang mengenal Sutrimo sekaligus menjadi orang terakhir yang melihat korban berada di depan Klinik Mordent pada Rabu, 22 Juli 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.

"Saudara MA, pihak yang mengenal almarhum dan melihat saksi terakhir kali yaitu Rabu 22 Juli 2024 sekira pukul 20.00 di depan Klinik Mordent," kata Budi.

Di samping pemeriksaan saksi, Polda Metro Jaya juga menggandeng Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk memperkuat proses penyelidikan.

Baca Juga: Kejagung Bungkam soal Kematian Misterius Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

Tim penyidik bersama Puslabfor telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sejumlah barang bukti, serta melakukan pendalaman terhadap seluruh temuan yang diperoleh di lokasi.

"Bersama Puslabfor Bareskrim Polri melakukan olah tempat kejadian peristiwa, olah TKP. Juga melakukan pemeriksaan kepada beberapa orang saksi, mengambil beberapa barang bukti, mengolah untuk diolah barang bukti, dan dilakukan pendalaman," jelas Budi.

Hingga kini, polisi masih terus mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti untuk mengungkap secara utuh penyebab kematian Sutrimo. Pemeriksaan terhadap riwayat percakapan di ponsel korban diharapkan dapat membantu penyidik merekonstruksi aktivitas terakhir korban sebelum peristiwa tersebut terjadi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Viral Mal-Mal Besar Pasang Pagar Tinggi! Begini Kata Hasan Nasbi & Polda Metro Jaya
• 17 detik lalu
0
thumb
Mendikdasmen Revitalisasi 87 Ribu Sekolah, Prioritas Terdampak Bencana
• 11 jam lalu
0
thumb
Link Live Streaming Gratis Piala AFF 2026 Indonesia Vs Timor Leste: Mitchell Baker Kembali Jadi Senjata Utama Garuda
• 8 jam lalu
0
thumb
Pelaku kejahatan jalanan dalam Berantas Jaya didominasi usia produktif
• 8 jam lalu
0
thumb
Di Balik Polemik Terhentinya Ekspor Logam Nikel Cs Imbas Kandungan LTJ
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.