Jakarta, tvOnenews.com - Arema FC menutup pertandingan menghadapi DPMM FC Brunei Darussalam dengan kemenangan meyakinkan 2-0 pada matchday ketiga Piala Presiden 2026. Gustavo Henrique tampil sebagai pahlawan setelah memborong dua gol kemenangan Singo Edan.
Pertandingan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (31/7/2026) sore WIB. Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Arema yang tampil efektif meski sempat berada di bawah tekanan lawan.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung bermain terbuka. Arema mencoba menekan lebih dulu, sementara DPMM membalas lewat penguasaan bola yang cukup rapi.
Peluang pertama hadir saat laga baru berjalan satu menit. Betinho melepaskan tembakan jarak jauh, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang.
DPMM merespons dua menit berselang melalui kerja sama Oscar dan Miguel. Namun, penyelesaian akhir Miguel masih mampu diamankan dengan tenang oleh Adi Satryo.
Kesalahan di lini belakang Arema sempat membuka peluang emas bagi DPMM. Diego kehilangan bola di area berbahaya, tetapi sepakan Ahmad Danial belum mengarah ke sasaran.
Tim asal Brunei Darussalam kembali mengancam memasuki pertengahan babak pertama. Dalberto Belo menerima umpan Miguel, tetapi tembakannya masih melambung di atas gawang.
Miguel kembali menjadi motor serangan DPMM. Umpan tariknya pada menit ke-23 berhasil disambut Dalberto, namun penyelesaian akhirnya kembali digagalkan Adi Satryo.
Tekanan DPMM terus berlanjut beberapa menit kemudian. Sundulan Dalberto yang memanfaatkan umpan Miguel hanya melintas tipis di sisi gawang Arema.
Saat terus ditekan, Arema justru berhasil memecah kebuntuan. Gustavo Henrique memanfaatkan blunder Amani Aguinaldo pada menit ke-35 sebelum melepaskan tembakan keras yang membawa Singo Edan unggul 1-0.
Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan. Kepercayaan diri para pemain Arema meningkat, sementara DPMM mulai kehilangan konsentrasi di lini belakang.
Memasuki masa injury time babak pertama, Gustavo Henrique kembali menunjukkan ketajamannya. Menerima umpan Betinho, striker asal Brasil itu melakukan solo run sebelum menaklukkan kiper Muhammad Haimie dengan penyelesaian yang tenang.
Keunggulan 2-0 membuat Arema semakin nyaman mengendalikan tempo permainan. DPMM berusaha mengejar ketertinggalan, tetapi pertahanan Singo Edan tampil disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.





Komentar (0)