PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I-2026. Emiten rokok tersebut membukukan penjualan sebesar Rp56,5 triliun, meningkat 2,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp55,17 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (31/7/2026), pertumbuhan penjualan tersebut diikuti lonjakan laba bersih. Hingga akhir Juni 2026, HMSP membukukan laba bersih sebesar Rp4,19 triliun, naik 98,1% dibandingkan Rp2,12 triliun pada semester I-2025.
Sejalan dengan itu, laba per saham meningkat menjadi Rp36, dua kali lipat dari Rp18 pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan laba didorong oleh membaiknya laba kotor. Meski beban pokok penjualan relatif stabil di kisaran Rp45 triliun, laba kotor berhasil meningkat menjadi Rp10,6 triliun dari Rp9,5 triliun pada semester I-2025.
Baca Juga: Indosat (ISAT) Raup Laba Rp4,3 Triliun, Pendapatan Seluler Jadi Penopang
Baca Juga: Laba BCA Tembus Rp29,5 Triliun, Kredit Pecah Rekor Lewati Rp1.000 Triliun
Baca Juga: Bukalapak Berbalik Rugi Rp820 Miliar pada Semester I-2026, dari Sebelumnya Laba
Selain itu, perseroan juga berhasil meningkatkan efisiensi dengan menekan sejumlah pos beban. Beban penjualan turun menjadi Rp3,8 triliun dari Rp3,9 triliun, sementara beban lain-lain menyusut tajam menjadi Rp110,5 miliar, dibandingkan Rp553,6 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi neraca, total aset HMSP hingga akhir Juni 2026 tercatat sebesar Rp49,89 triliun, turun dari Rp51,56 triliun pada akhir 2025. Adapun total liabilitas mencapai Rp23,86 triliun, sedangkan ekuitas tercatat sebesar Rp26,03 triliun.






Komentar (0)