Yusril Tekankan Generasi Muda Harus Gunakan Kompetensi untuk Pembangunan Bangsa

pantau.com
9 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan Indonesia membutuhkan generasi muda yang mampu menghubungkan kompetensi yang dimiliki dengan kepentingan masyarakat dan pembangunan bangsa di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.

Yusril Dorong Generasi Muda Terus Beradaptasi

Yusril menyampaikan hal tersebut saat memberikan orasi ilmiah pada Wisuda XXXVII Universitas Bangka Belitung Tahun 2026 di Bangka Belitung.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dan Artificial Intelligence (AI) menuntut generasi muda untuk terus memperbarui kompetensi serta mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja.

Yusril menilai teknologi dapat mempercepat pekerjaan, tetapi tidak dapat menggantikan pertimbangan moral, tanggung jawab, integritas, dan kepedulian terhadap sesama.

Ia juga menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis, literasi digital, integritas, kolaborasi, adaptasi, dan inovasi agar generasi muda mampu memilah informasi yang benar dan dapat dipercaya.

Wisuda Disebut Awal Tanggung Jawab sebagai Sarjana

Yusril mengingatkan momentum wisuda bukan akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk menghadapi tantangan dan tanggung jawab di dunia nyata.

“Wisuda bukan garis akhir. Wisuda menandai berakhirnya satu tahap pendidikan dan dimulainya kewajiban untuk menjawab persoalan nyata sebagai seorang sarjana," ungkapnya.

Ia menegaskan gelar akademik merupakan amanah untuk berpikir dan bertanggung jawab, sedangkan ilmu harus digunakan demi memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Jangan batasi cita-cita karena asal daerah. Teruslah belajar sepanjang hayat dan jadikan ilmu yang dimiliki sebagai manfaat bagi masyarakat,” ucap Menko.

Yusril juga menekankan integritas sebagai fondasi kepemimpinan karena setiap keputusan membawa konsekuensi bagi diri sendiri, organisasi, dan masyarakat.

"Setiap keputusan membawa konsekuensi bagi diri sendiri, organisasi, dan masyarakat. Karena itu, ilmu harus digunakan secara bertanggung jawab dan menghormati nilai-nilai moral,” kata Yusril.

Sementara itu, Rektor Universitas Bangka Belitung Ibrahim mengajak para wisudawan untuk tidak mudah menyerah menghadapi tantangan, terus berkarya, serta tidak melupakan jasa dan pengorbanan orang tua yang telah mendukung proses pendidikan mereka.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Terbaru! Ini Daftar 5 Orang Paling Tajir Dimuka Bumi
• 15 jam lalu
0
thumb
Akselerasi Transformasi TLKM 30: Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih Normalisasi Telkom Tumbuh Kuat di Paruh Pertama 2026
• 3 jam lalu
0
thumb
Bank SMBC Indonesia (BTPN) Raup Laba Rp1,4 Triliun, Naik 40,3 Persen di Semester I-2026
• 8 jam lalu
0
thumb
Pengamat Tata Kota Minta Daerah Penyangga Tiru DKI Kelola Sampah
• 2 menit lalu
0
thumb
Reformasi Tata Kelola Biodiesel Dinilai Perkuat Implementasi B50
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.