Jadi Urat Nadi, PHR Hasilkan 700 Juta Kaki Kubik Gas di Sumatra

cnbcindonesia.com
10 jam lalu
Cover Berita
Foto: Gathering Station-1 (GS-1), Minas atau stasiun pengumpul minyak dan gas PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Riau. Selasa (24/9/2025). (Dok. PHR)

Bogor, CNBC Indonesia - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 Sumatera mencatatkan produksi gas bumi mencapai 700 juta kaki kubik per hari (mmscfd) khusus di wilayah Sumatra. Produksi tersebut menjadi urat nadi perekonomian daerah sekaligus membantu pemenuhan pasokan gas untuk wilayah Jawa Barat melalui jaringan pipa terintegrasi.

Direktur Utama PHR Muhammad Arifin menegaskan bahwa operasional gas tersebut juga dikelola pihaknya untuk memastikan ketersediaan energi bagi industri maupun rumah tangga di seluruh Sumatra.

"Produksi gas kami juga alhamdulillah cukup banyak ya 700-an mmscfd gitu dan ini juga menjadi urat nadi perekonomian di seluruh Sumatra begitu ya," katanya di sela acara Media Gathering PHR, Sentul, Bogor, dikutip Jumat (31/7/2026).


Baca: Pertamina Bersiap Tajak Sumur Migas Non Konvensional Tahun Ini

Penyaluran gas dari wilayah Sumatra tersebut bahkan menjangkau kebutuhan di Pulau Jawa untuk menutupi kekurangan pasokan yang terjadi di Jawa Barat. Keberadaan jaringan pipa yang sudah tersambung antar-pulau memungkinkan distribusi gas dari lapangan-lapangan di Sumatra mengalir untuk memenuhi permintaan nasional.

"Bahkan sebagian gas dari kami itu ada juga yang dialirkan ke sekitar Pulau Jawa begitu karena di Jawa Barat sedikit lack of supply gas. Nah kebetulan pipanya sudah tersambung. Jadi kalau kita bicara Sumatra kalau kita bicara PHR sebegitu pentingnya buat bangsa dan negara ini menjadi penggerak perekonomian masyarakat," jelasnya.

Selain gas bumi, PHR juga memberikan kontribusi besar pada sektor minyak bumi dengan total produksi mencapai hampir 200.000 barel per hari (bph). Angka tersebut setara dengan 33% dari total produksi minyak nasional, sehingga setiap gangguan operasional di wilayah Sumatra akan berdampak langsung pada ketahanan energi dalam negeri.

"Alhamdulillah kalau kita bicara kinerja ya di seluruh Sumatra regional satu Sumatra itu produksi kita minyaknya hampir 200.000 ya, 199 poin sekian ribu barrel oil per day dan ini cukup signifikan begitu ya sekitar 33% dari produksi nasional," paparnya.

Dengan begitu, perusahaan terus berupaya menjaga keberlanjutan produksi melalui kegiatan pengeboran di berbagai zona kerja, termasuk pemanfaatan gas skala kecil untuk industri lokal. "Kita semua bergerak bersama-sama untuk bagaimana bisa memenuhi apa yang ditargetkan oleh negara," tutupnya.


(pgr/pgr)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Teknologi Canggih, PHR Kontrol Aktivitas Migas Lewat 1 Ruangan

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
27 Tahun Agus Jadi Pekerja Kremasi, Takklukan Rasa Takut demi Keluarga
• 15 jam lalu
0
thumb
Pesan Komunitas Andong-PKL untuk Pesepeda JLFR di Malioboro Malam Ini
• 10 jam lalu
0
thumb
Polisi Panggil Dokter Dalami Kabar Sutrimo Meninggal dengan Mulut Berbusa
• 7 jam lalu
0
thumb
Enam Dokter Internship Gugur: Mengembalikan Kawah Candradimuka Pendidikan Dokter
• 8 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Temukan 80 Persen Beras Fortifikasi Tak Penuhi Standar Mutu
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.