Tim PKM FMIPA UNM Tingkatkan Daya Saing Madu Hutan Bikokoro Lewat Inovasi Produk dan Pemasaran

harianfajar
10 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, GOWA — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) mendorong peningkatan daya saing produk madu lokal Hutan Bikokoro di Kabupaten Gowa melalui pelatihan inovasi produk, pengemasan, hingga strategi pemasaran. Program yang dilaksanakan sepanjang Juli 2026 tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperluas peluang pasar bagi pelaku usaha madu lokal.

Kegiatan pengabdian menyasar Kelompok Usaha Madu Hutan Bikokoro yang diketuai Samiun Ahmad bersama lima anggotanya. Selama ini kelompok tersebut mengembangkan madu hutan sebagai produk unggulan lokal yang memiliki potensi ekonomi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk turunan.

Tim PKM FMIPA UNM terdiri atas Nur Indah Sari, Nurhayani H. Muhiddin, Fandi Ahmad, dan Irwandi Rahmat. Dalam pelaksanaannya, kegiatan juga melibatkan tiga mahasiswa sebagai asisten, sehingga tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung di lapangan.

Berbagai pelatihan diberikan kepada anggota kelompok, mulai dari teknik pengemasan produk, pembuatan madu stik, hingga pengolahan sabun berbahan dasar madu. Diversifikasi produk tersebut diperkenalkan agar pelaku usaha tidak hanya bergantung pada penjualan madu dalam kemasan konvensional, tetapi mampu menghadirkan produk yang lebih praktis, inovatif, dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

Madu stik diperkenalkan sebagai alternatif kemasan sekali konsumsi yang lebih mudah dibawa dan digunakan oleh masyarakat. Sementara itu, pengolahan sabun madu menjadi salah satu bentuk hilirisasi produk yang diharapkan mampu membuka peluang usaha baru berbasis potensi lokal.

Dalam pelatihan tersebut, tim PKM juga memberikan pendampingan terkait formulasi produk, standar kebersihan bahan baku, penggunaan peralatan, hingga penerapan prosedur produksi yang baik agar kualitas produk tetap terjaga dan aman digunakan oleh konsumen.

Selain inovasi produk, tim pengabdian memperkenalkan penggunaan teknologi pengemasan melalui alat pengemas modern. Pemanfaatan teknologi tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi proses produksi sekaligus menghasilkan kemasan yang lebih rapi, seragam, dan menarik.

Kemasan yang baik, menurut tim PKM, tidak hanya berfungsi melindungi produk dari kontaminasi, tetapi juga menjadi media informasi bagi konsumen sekaligus memperkuat identitas produk madu Hutan Bikokoro di pasar.

Aspek pemasaran juga menjadi fokus dalam kegiatan tersebut. Para pelaku usaha diberikan pemahaman mengenai penentuan target konsumen, penyusunan informasi produk, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, hingga pentingnya desain label dan kemasan yang menarik untuk meningkatkan daya saing produk.

Melalui strategi pemasaran yang lebih terarah, produk madu Hutan Bikokoro diharapkan tidak hanya dipasarkan di wilayah Kabupaten Gowa, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas melalui platform digital.

Tim PKM FMIPA UNM bersama Kelompok Usaha Mario Madu menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Universitas Negeri Makassar atas dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut.

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan terus berlanjut sebagai upaya mendorong lahirnya produk-produk lokal yang inovatif, berkualitas, bernilai ekonomi tinggi, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha yang berkelanjutan. (adv)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pegadaian Cetak Laba Rp6,59 Triliun pada Semester I 2026, Kinerja Melonjak 84,4 Persen
• 17 jam lalu
0
thumb
Foto: Wuling Aira ev Special x Toy Story 5, Cuma Ada 300 Unit!
• 16 jam lalu
0
thumb
Wongalas Rilis Album Dari Rakjat Oleh Rakjat Oentoek Rakjat, Kritik Sosial Lewat Musik Rock
• 18 jam lalu
0
thumb
Pengedar Jaringan Koh Iwan Sudah 2 Kali Edarkan Sabu di Surabaya
• 8 jam lalu
0
thumb
Zendaya dan Tom Holland Kompak di Layar dan Kehidupan Nyata, Ini Rahasianya
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.